Menikmati Lezatnya Lapis Pandan Khas Sukaraja Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 22 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapis Pandan Bu Dessi. l Istimewa

Lapis Pandan Bu Dessi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com I SUKARAJA – Camilan tradisional memang selalu diminati. Di tengah beragam kuliner dengan kehadiran berbagai jajanan unik kekinian, camilan tradisional tetap mendapat tempat spesial di hati masyarakat. Selain diyakini bisa menjadi mood booster, camilan juga dapat merekatkan rasa kebersamaan.

Kue tradisional yang satu ini memang legendaris. Siapa yang tidak suka dengan kue lapis. Teksturnya lembut dan kenyal, memiliki rasa manis dan legit. Rasa santannya begitu terasa dan dominan. Tampilannya berlapis-lapis. Cara asyik memakan kue ini adalah melepaskan setiap lapisannya. Ini adalah salah satu cara menambah kenikmatan untuk menyantap kue lapis.

Jajanan tradisional ini bisa kita temukan di daerah mana saja termasuk di Sukabumi, Lapis Pandan Bu Dessi, yang beralamat di Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, menawarkan lapis pandan hasil kreasi sendiri.

Lapis Pandan Bu Dessi dijajakan sejak 2018 lalu. “Waktu anak anak saya masih kecil, sekira tahun 1995, suka bikin kue kue basah, tapi saya seringnya bikin lapis pandan untuk dibagi atau dikirim ke keluarga kalau ada acara. Mulai jualan sih ide dari anak anak tahun 2018, karena banyak teman dari saudara-saudara yang pernah ngerasain kue lapis ini, pada pesan, akhirnya kepikiran lah buat dijual,” ungkap Dessi Sudrajat owner Lapis Pandan Bu Dessi kepada sukabumiheadline.com. Sabtu (22/1/2022) siang.

Dessi mengaku, bahan lapis pandannya diolah dari bahan sagu dan santan serta terdapat satu bahan racikan rahasia yang membuat rasa lapis pandannya berbeda.

“Bahannya semua hampir sama dengan lapis pandan pada umumnya, namun ada satu bahan racikan saya sendiri supaya lebih terasa legit kuenya. Itu yang membuat rasanya berbeda dengan lapis lainnya,” kata Desi.

Baca Juga :  Kisah Kakak Beradik di Parungkuda Sukabumi, Jadi Pemulung karena Ingin Bantu Orang Tua

Ia menambahkan, untuk varian rasa atau varian jenis kue lainnya bisa ia buat sesuai permintaan pesanan. “Untuk rasa kue lapis hanya satu yang saya buat, tapi jika ada yang memesan rasa lain saya pasti buatkan, dan jenis kue basah lainnya juga bisa sesuai pesanan para konsumen,” tambahn wanita 56 tahun itu.

Nah, untuk para pemburu kuliner tradisional yang satu ini, jika sedang malas membuat kue basah satu ini, lebih praktis membeli Lapis Pandan Bu Dessi. Untuk soal harga lapis pandan yang dibuat oleh Dessi ini dibanderol dengan harga Rp48 ribu.

Berita Terkait

5+1 model rambut wanita panjang ber-layer 2026
Daftar lengkap makanan untuk tingkatkan kesuburan wanita
5+2 tren celana jeans wanita 2026, dari baggy hingga skinny
5+1 tren dunia Islam 2026, dari Kalender Hijriyah Global, mode, hingga Gen Z lebih religius
Daftar desa wisata di Sukabumi yang menarik dikunjungi
Tren 2026 di Indonesia, dari integrasi AI, konsep konten, ekonomi hingga sport tourism
Profil dan kesan Angling Sagaran syuting di Sukabumi, ingin Sunda Emperor ditonton se-Indonesia
5+3 ratu gaib, siapa paling sakti? Ada Nyi Roro Kidul yang identik Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:00 WIB

5+1 model rambut wanita panjang ber-layer 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:00 WIB

Daftar lengkap makanan untuk tingkatkan kesuburan wanita

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:00 WIB

5+2 tren celana jeans wanita 2026, dari baggy hingga skinny

Senin, 2 Februari 2026 - 08:00 WIB

5+1 tren dunia Islam 2026, dari Kalender Hijriyah Global, mode, hingga Gen Z lebih religius

Senin, 2 Februari 2026 - 02:15 WIB

Daftar desa wisata di Sukabumi yang menarik dikunjungi

Berita Terbaru

Ilustrasi buruh sedang menjahit di pabrik garmen - sukabumiheadline.com

Bisnis

Menghitung jumlah pabrik garmen di Sukabumi

Rabu, 4 Feb 2026 - 04:57 WIB

UMKM

Ini 22 kecamatan penghasil kopi Sukabumi terbanyak

Rabu, 4 Feb 2026 - 00:27 WIB

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit - sukabumiheadline.com

Nasional

Prabowo sebut kelapa sawit tanaman ajaib, dikritik PDIP

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:48 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131