Andriansyah ditemukan meninggal dunia dalam Alfamart di Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad Andriansyah ditemukan meninggal dunia dalam Alfamart Kalibunder, Sukabumi - Ist

Jasad Andriansyah ditemukan meninggal dunia dalam Alfamart Kalibunder, Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Seorang pria bernama Andiansyah, warga Kampung Cihaur RT 007/005, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di dalam minimarket Alfamart.

Jasad pemuda 24 tahun itu ditemukan di dalam minimarket di Kampung Panyaguan RT 001/001, Desa/Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (8/5/2026) pagi.

Andriansyah ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian rolling door minimarket menggunakan tali rapia. Tubuhnya yang tergantung ditemukan pertama kali oleh rekan kerjanya, Ismail Mardiansyah (22), sekira pukul 05.30 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Kalibunder, AKP Dodi Irawan, SH, mengatakan bahwa pihak kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga dan pegawai toko.

“Setelah menerima laporan, anggota bersama tim medis langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban,” ujar Dodi.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui datang ke toko pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB untuk bekerja. Setelah itu, korban dan saksi sempat beristirahat di dalam toko sebelum akhirnya korban ditemukan meninggal dunia keesokan paginya.

Kapolsek menambahkan, dugaan sementara korban meninggal akibat gantung diri. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur dengan melakukan pendalaman serta mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi-saksi, dugaan sementara korban meninggal akibat gantung diri. Namun, kami tetap melakukan pendalaman dan mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi,” katanya.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu rol tali rapia hitam, satu unit telepon genggam, jaket hitam, celana panjang jeans warna biru, serta surat penolakan autopsi dari pihak keluarga korban.

Sementara itu, hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Kalibunder menunjukkan adanya luka lecet di bagian leher, serta lebam mayat di bagian kepala, wajah, dan punggung. Tidak ditemukan luka lain pada tubuh korban, dengan dugaan penyebab kematian akibat kekurangan oksigen.

Pihak keluarga korban diketahui menolak dilakukan autopsi maupun visum et repertum dan telah membuat surat pernyataan resmi penolakan. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Berita Terkait

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis
Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Berita Terbaru

WNA China diusir dari Sukabumi

Regulasi

Nikahi perempuan Sukalarang, WNA China diusir dari Sukabumi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:05 WIB

Surili, fauna endemik Gunung Halimun Salak

Lingkungan

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:16 WIB