sukabumiheadline.com l Tepat 23 Juli, Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat Hari Anak Nasional (HAN). Di momen ini, Jokowi berpesan agar anak-anak Indonesia tetap semangat. “Anak-anakku semua adalah masa depan Indonesia. Tetaplah semangat belajar dan bermain di rumah untuk sementara waktu, dan teruslah bergembira.”
Sementara itu Inda Sri Mulya, Mojang Intelegensia Kabupaten Sukabumi 2019, juga menyampaikan pesannya, ia berharap anak-anak Sukabumi bisa melakukan hal kecil namun berdampak positif untuk warga di sekitarnya.
“Karena anak adalah generasi penerus dan masa depan bangsa jadilah anak-anak yang berkualitas dan cerdas. Walaupun di masa pandemi, tetaplah melakukan hal kecil namun berdampak positif. Seperti dengan selalu mengenakan masker, atau melatih kepedulian sosial terhadap sesama,” katanya dikutip dari wanitasukabumi.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Redaksi sukabumiheadline.com juga mewawancarai lima remaja di lima kecamatan berbeda di Kabupaten Sukabumi, soal harapan mereka dalam momen HAN tahun ini. Berikut hasil wawancara selengkapnya.
1. Sandi Gunawan (23), Kecamatan Nagrak
Sandi menginginkan adanya perbaikan dalam: 1. Administrasi tertib, 2. Kesejahteraan guru, 3. Pengelolaan bantuan harus tepat sasaran, 4. Transparansi dan informasi anggaran dana bantuan pemerintah hingga ke pelosok desa, dan 5. Mempermudah lapangan pekerjaan dan berantas pungli terhadap pencari kerja yang masih banyak terjadi khususnya di pabrik.
2. Sifa Pauziah (24), Kecamatan Cidahu
Gadis ini mengharapkan 1. Peningkatan fasilitas kesehatan yang memadai, 2. Lingkungan bersih dan sehat di setiap daerah di Sukabumi, 3. Jaminan pelayan kesehatan yang setara, 4. Pengembangan setor pariwisata di Sukabumi, dan 5. Pengembangan lahan pertanian.
3. Dika Tri Apriyadi (22), Kecamatan Cikembar
Harapan Dika adalah, 1. Meningkatkan pembelajaran kesiapsiagaan bagi anak-anak di daerah rawan bencana, 2. Melindungi anak dari segala bentuk eksploitasi dan kekerasan seksual, 3. Tingkatkan akses pelayanan akta kelahiran terutama untuk warga di pelosok kampung, 4. Mengurangi jam belajar di sekolah, 5. Sekolah gratis untuk semua SMA dan sederajat.
4. Sulistia (22), Kecamatan Parakansalak
Gadis asal Parakansalak ini mengharapkan, 1. Optimalkan edukasi, pengawasan dan penyebaran informasi layak anak, 2. Diberikan ruang berpendapat kepada anak dalam berbagai aspek, 3. Meningkatkan penanganan kesehatan mental serta fisik anak melalui penyebaran informasi protokol kesehatan, 4. Meratakan akses internet dan menyesuaikan kurikulum untuk pembelajaran jarak jauh dengan mempertimbangkan keadaan daerah masing-masing, 5. Meningkatkan pelayanan bagi anak berkebutuhan khusus.
5. Kiki Anjani (24), Kecamatan Cikidang
Sedangkan Kiki menginginkan, 1. Peningkatan fasilitas publik ramah anak, 2. Meningkatkan akses pelayanan transportasi melalui pengadaan bus sekolah, 3. Memperbanyak beasiswa bagi anak berprestasi dan kurang mampu, 4. Tanamkan semangat belajar demi meraih cita-cita dan impian anak, 5. Keterbukaan akses pembinaan bagi anak khususnya yang berhadapan dengan hukum.