Sukabumi dan Dua Kota Kecil di Jawa Barat Jadi Tempat Pelatihan TNI dan Polri

- Redaksi

Selasa, 29 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setukpa Polri Sukabumi saat ini. l Istimewa

Setukpa Polri Sukabumi saat ini. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Jawa Barat dikenal sebagai provinsi yang sangat besar dan padat penduduk. Luas wilayah Provinsi Jawa Barat per tahun 2023 saja sudah mencapai 35.377,76 km2.

Sedangkan jumlah warga yang bermukim di Jawa Barat sendiri sudah mencapai 49.935.858 jiwa.

Maka tak heran jika Provinsi Jawa Barat disebut sebagai wilayah yang sangat ramai. Namun, meski memiliki wilayah sangat luas, tetapi beberapa daerah di Jabar tergolong kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu dikarenakan setiap wilayah di Jawa Barat memiliki luasan wilayah yang berbeda. Di antara daerah yang terlihat sangat kecil di Jawa Barat adalah wilayah perkotaan.

Jawa Barat masih memiliki beberapa kota yang bisa dikatakan kecil dan sempit. Namun, dari banyaknya kota di Jawa Barat, hanya ada 3 kota yang memiliki luas wilayah di bawah 100 km2.

Lantas, kota manakah yang wilayahnya paling kecil di Jawa Barat?

Dikutip dari laman BPS, diketahui bahwa kota terkecil di Jabar bukanlah Cimahi. Kota yang dikenal dengan julukan Kota Tentara karena memiliki banyak pusat pelatihan untuk TNI, ini memiliki luas wilayah 39,27 km2.

Meski demikian, Kota Cimahi ini berada diposisi kedua sebagai yang terkecil di Jabar.

Diketahui, kota paling kecil yang berada diposisi pertama adalah Kota Cirebon dengan luas wilayah 37,36 km2.

Di Kota Udang ini terdapat Asrama TNI AD, Lanal Cirebon Pangkalan TNI AL dan
Pangkalan TNI AU S.Sukani Pos TNI AU.

Sedangkan Kota Sukabumi berada di urutan ketiga dengan luas 48,25 km2. Kota ini memiliki julukan baru, yakni Kota Polisi.

Hal itu karena di kota yang memiliki luas 48,25 km2 tersebut terdapat Sekolah Pembentukan Perwira atau Setukpa Polri.

Berita Terkait

Putusan MK soal anggaran MBG dan pendidikan dipisah, DPR: Bukti RI bukan negara kekuasaan
BGN pastikan program MBG Rp15 ribu per porsi tak turunkan kualitas menu
Survei capres SMRC: Elektabilitas Prabowo tertinggal dari KDM, Anies ketiga
414 SPPG bermasalah, ratusan miliar dikembalikan ke kas negara
KDM bakal hapus angkot tua: Bukan hanya mobil bagus, tapi prilaku masyarakatnya
Survei SMRC: 13,5% kondisi politik Indonesia baik, 49,4% ekonomi buruk dan sangat buruk
Pernah ribut soal bahasa Sunda, Asep Nana Mulyana jabat Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jampidsus
Profil Sudaryono, kader Partai Gerindra jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang mundur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Putusan MK soal anggaran MBG dan pendidikan dipisah, DPR: Bukti RI bukan negara kekuasaan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:07 WIB

BGN pastikan program MBG Rp15 ribu per porsi tak turunkan kualitas menu

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:47 WIB

Survei capres SMRC: Elektabilitas Prabowo tertinggal dari KDM, Anies ketiga

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:57 WIB

414 SPPG bermasalah, ratusan miliar dikembalikan ke kas negara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:56 WIB

KDM bakal hapus angkot tua: Bukan hanya mobil bagus, tapi prilaku masyarakatnya

Berita Terbaru

Semen Kujang sponsori Persib Bandung - Ist

Bisnis

Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:36 WIB

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB