Detik-detik Longsor Gerus 12 Rumah di Cibadak Sukabumi Menurut Pengakuan Warga

- Redaksi

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana longsor di Cibadak Sukabumi menggerus 12 rumah. l Istimewa

Bencana longsor di Cibadak Sukabumi menggerus 12 rumah. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Hujan yang terus mengguyur Sukabumi dan sekitarnya membuat musibah tanah longsor terjadi di Kampung Cibatu Hilir RT 001/001, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (24/01/2024).

Sedikitnya 12 rumah mengalami rusak berat akibat tertutup material tanah longsor dan beberapa rumah terancam kejadian serupa, kejadian tanah longsor yang terjadi sekira pukul 6.00 WIB pagi ini.

“Awalnya suara gemuruh terdengar dari belakang pemukiman warga, tak lama terlihat tanah mulai bergerak,” ungkap Adnan Ibrahim (39) warga sekitar lokasi.

Ia menambahkan, melihat pergerakan tanah warga pun langsung berhamburan keluar rumah takutnya musibah ini menimpa kediaman mereka.

“Dan ya, tanah bergerak hingga membawa dan menimbun rumah warga yang berada di bawah tebing tanah tersebut,” tambahnya.

Sementara itu menurut Freddy, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Cibadak menuturkan musibah sendiri terjadi akibat intensitas curah hujan tinggi, mengakibatkan tanah longsor, menggerus rumah warga.

“Sampai saat ini sudah 10 rumah yang rusak berat/hancur akibat tanah longsor, dan kami masih terus mendata di lokasi,” terangnya.

Baca Juga :  Berbincang dengan Pengamen Ondel-ondel di Parungkuda Sukabumi

Lanjut Freddy, di lokasi saat ini dilakukan sterilisasi, rumah-rumah yang berdekatan dengan titik longsor agar di tinggalkan, serta tidak ada yang mendekat lokasi.

“Kami menghimbau agar masyarakat sekitar untuk sementara dapat menjauhi lokasi, khawatir ada korban jiwa, karena tanah masih bergerak,” pungkasnya.

Pantauan di lokasi terlihat petugas dari Tagana, Satpol PP, P2BK, BPBD Kabupaten Sukabumi, Babinsa, Bhabinmas, Perangkat Desa dan Forkompimcam bersiaga di lokasi kejadian.

Berita Terkait

Mau nikah, wanita asal Cicurug Sukabumi diperkosa pegawai bank keliling, diancam dibunuh
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:39 WIB

Mau nikah, wanita asal Cicurug Sukabumi diperkosa pegawai bank keliling, diancam dibunuh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131