Arab Saudi, Taiwan dan Malaysia favorit, dalam 5 tahun jumlah TKW asal Sukabumi meningkat

- Redaksi

Selasa, 2 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKW asal Indonesia di Hongkong - Sekretariat Negara

TKW asal Indonesia di Hongkong - Sekretariat Negara

sukabumiheadline.com – Pekerja migran Indonesia (PMI), adalah sebutan bagi setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang, atau telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah di luar wilayah Republik Indonesia.

Istilah ini menggantikan istilah tenaga kerja Indonesia (TKI). Sedangkan TKL dalam tulisan ini singkatan dari Tenaga Kerja Laki-laki. Kemudian, tenaga kerja wanita (TKW), yang saat ini sering dikonotasikan dengan pekerja kasar dan pekerja rumah tangga.

Baca Juga:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengadu nasib di luar negeri masih menjadi pilihan yang menggiurkan bagi sebagian warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Gaji yang besar masih menjadi alasan banyak orang memilih menjadi TKI di luar negeri.

Di sisi lain, meski dapat menerima gaji yang besar dari hasil kerja, namun tidak jarang pekerja migran Indonesia yang terlibat dalam kasus kejahatan, baik sebagai korban maupun pelaku, entah karena pemotongan gaji, perlakuan yang kejam, atau pelecehan dan pemerkosaan dari majikannya.

PMI kerap kali tidak tahan akan perlakuan yang diterimanya, bahkan terkadang ada yang berusaha kabur, atau membunuh majikannya

Baca Juga:

TKI/TKW asal Sukabumi meningkat dalam 5 tahun terakhir

Mengutip data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Sukabumi Dalam Angka 2024, jumlah TKI/TKW asal Sukabumi meningkat signifikan sejak 2020 lalu.

Adapun, negara Arab Saudi, Taiwan dan Malaysia masih menjadi pilihan favorit para TKI/TKW asal Sukabumi. Berikut rinciannya berdasarkan negara tujuan tahun 2023:

Rekomendasi Redaksi: Kisah Kasim, buruh migran asal Sukabumi mengadu nasib di Benua Amerika awal abad ke-19

  • Rumania 9 TKL, 1 TKW, total 10 orang
  • Brunei Darussalam 53 TKL, 14 TKW, total 67 orang
  • Hong Kong 1 TKL, 68 TKW, total 69 orang
  • Malaysia 71 TKL, 156 TKW, total 227 orang
  • Qatar 1 TKW, total 1 orang
  • Saudi Arabia 82 TKL, 173 TKW, total 255 orang
  • Singapura 2 TKL, 97 TKW, total 99 orang
  • Taiwan 31 TKL, 213 TKW, total 244 orang
  • United Emirates Arab 6 TKL, 96 TKW, total 102 orang
  • Korea Selatan 3 TKL, total 3 orang
  • Kuwait 10 TKL, 13 TKW, total 23 orang
  • Hungaria 5 TKL, total 5 orang
  • Slovakia 4 TKL, total 4 orang
  • Lainnya1 21 TKL, 37 TKW, total 58 orang

Baca Juga:

Semakin banyak warga Kabupaten Sukabumi jadi TKW 

Berdasarkan data di atas, TKL/TKW asal Kabupaten Sukabumi pada 2023 berjumlah 298 TKL dan 869 TKW, sehingga total berjumlah 1.167 orang.

Jumlah TKW tersebut naik signifikan dibandingkan 2022 yang berjumlah 489 orang. Sedangkan TKL, turun dibanding 2022 yang berjumlah 495 orang, dari total 978 orang TKI.

Baca Juga:

Namun, jumlah TKI pada 2022 naik signifikan dibandingkan 2021 dan 2020, di mana terdapat 57 TKL, 104 TKW, total 161 orang pada 2021. Sedangkan pada 2020, ada 41 TKL, 203 TKW, total 244 orang.

Baca Juga:

Melihat data 2019, jumlah TKI asal Kabupaten Sukabumi pada 2020 dan 2021 mengalami penurunan secara signifikan. Pada 2019, ada 301 TKL, 844 TKW, dan total 1.145 orang.

Dengan demikian, jumlah TKI asal Kabupaten Sukabumi mengalami penurunan pada 2020, dibandingkan 2019. Namun sejak 2020 hingga 2023, trennya kembali meningkat.

Baca Juga:

Untuk informasi, sejak 9 Maret 2007, kegiatan operasional di bidang Penempatan dan Perlindungan PMI di luar negeri dialihkan menjadi tanggung jawab Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BPPMI; sebelumnya disebut Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia).

Sebelumnya, seluruh kegiatan operasional di bidang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri dilaksanakan oleh Ditjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Depnakertrans.

Berita Terkait

Pendapatan Pemkab Sukabumi dari pajak pertambangan dan perkebunan, tak sebanding kerugian
Sepak terjang Andrie Yunus, Pembela HAM alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi disiram air keras
BPS: Warga Kabupaten Sukabumi hanya belanjakan Rp41 ribu untuk pakaian per orang
Penduduk Sukabumi bertambah 23,3 ribu jiwa pada 2026, kota naik 4,9 ribu
Update jumlah penduduk miskin menurut kabupaten/kota di Jawa Barat, Bogor terbanyak
Menghitung belanja hibah Pemkab Sukabumi, naik jelang Pilkada 2024 lalu turun lagi
5 target ambisius Rp815 M Pemkab Sukabumi di tengah defisit APBD, apa kata BPKP?
Fungsi, manfaat dan tips berkendara aman di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 01:17 WIB

Pendapatan Pemkab Sukabumi dari pajak pertambangan dan perkebunan, tak sebanding kerugian

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:32 WIB

Sepak terjang Andrie Yunus, Pembela HAM alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi disiram air keras

Kamis, 19 Maret 2026 - 00:40 WIB

BPS: Warga Kabupaten Sukabumi hanya belanjakan Rp41 ribu untuk pakaian per orang

Senin, 16 Maret 2026 - 23:43 WIB

Penduduk Sukabumi bertambah 23,3 ribu jiwa pada 2026, kota naik 4,9 ribu

Senin, 16 Maret 2026 - 01:07 WIB

Update jumlah penduduk miskin menurut kabupaten/kota di Jawa Barat, Bogor terbanyak

Berita Terbaru

Bendera Persib Bandung - sukabumiheadline.com

Olahraga

Resmi, Persib disanksi Rp148 Juta buntut Bobotoh rusuh

Senin, 6 Apr 2026 - 06:14 WIB

Ilustrasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump - sukabumiheadline.com

Internasional

Donald Trump desak gencatan senjata, Iran tolak mentah-mentah

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:06 WIB