Polisi ditabrak gerombolan maling mobil Bogor-Cianjur-Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi ditabrak gerombolan maling mobil Bogor-Cianjur-Sukabumi - Istimewa

Polisi ditabrak gerombolan maling mobil Bogor-Cianjur-Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sembilan pelaku dari dua kelompok sindikat pencurian mobil di wilayah Bogor, Cianjur hingga Sukabumi diringkus polisi.

Pada Kamis (19/12/224), Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso mengatakan pihaknya melakukan pengejaran hingga ke wilayah Sukabumi Kota.

“Berawal dari pengejaran terhadap komplotan pelaku di wilayah Sukabumi Kota. Saat itu salah satu pelaku atau beberapa pelaku menggunakan mobil Honda Brio kuning dan akan melakukan tindakan pencurian,” kata Bismo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian pelaku datang dan hendak melarikan diri. Pelaku kemudian menabrak mobil polisi yang hendak menangkapnya hingga ada yang terluka.

“Pelaku yang melarikan diri oleh anggota dan mobil kita ditabrak. Anggota kita ada yang terluka, kemudian kita amankan para pelaku dan berhasil kembangkan dari satu hingga sembilan tersangka,” jelasnya.

Bismo mengungkap sembilan orang yang ditangkap tersebut belum termasuk penadah. Dia menyebut ada sejumlah mobil yang diamankan saat penangkapan.

“Ada juga mobil Vios, City, yang kita amankan karena tidak ada surat-surat, ada mobil Kijang dua (unit), pikap, dan Katana. Ini mobil-mobil yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, tentunya harus dibuktikan dengan surat-surat sah,” papar Bismo.

Sebelumnya, Polresta Bogor Kota meringkus sembilan pelaku sindikat pencurian mobil di wilayah Bogor, Sukabumi, hingga Cianjur. Hal tersebut berdasarkan tujuh laporan selama 2023 hingga tahun ini.

“Satreskrim Polresta Bogor Kota ungkap kasus curanmor roda 4, mobil, yang sudah diungkap dalam kurun waktu kejadian dari 2023 sampai 2024. Ini ada tujuh laporan polisi terjadi di wilayah Kota Bogor,” kata Bismo.

“Laporan pertama pencurian terhadap Toyota Kijang Super di daerah Paledang, dijual ke penadah seharga Rp7 juta. Kemudian laporan kedua pencurian di Jalan Ahmad Yani, Toyota Avanza dijual ke penadah seharga Rp21 juta,” lanjutnya.

Laporan ketiga yaitu mobil Toyota New Avanza dijual Rp15 juta, lokasi pencuriannya di Bogor Selatan. Selanjutnya mobil Daihatsu Xenia, yang dicuri di Ciwaringin, Bogor Tengah.

“Kemudian kelima laporan polisi TKP Jalan Pahlawan depan apotek Empang, ini 1 unit mobil pikap dijual seharga Rp13,5 juta ke penadah, mencuri dengan menggunakan kunci T. Kemudian laporan keenam di Pasir Kuda, Bogor Barat mobilnya Daihatsu pikap dijual Rp20 juta ke penadah,” ungkapnya.

Terakhir yaitu pencurian mobil pikap di Jalan KS Tubun, yang dijual di Jakarta dengan harga Rp18 juta. Dari 9 orang tersangka, mereka terbagi ke dalam 2 kelompok.

Berita Terkait

Petani dibacok di Cikidang Sukabumi, Fraksi Rakyat: Tamparan untuk pemerintah
Mengintip capaian 1 tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar – Andreas
DPRD Kabupaten Sukabumi awasi keabsahan legalitas HGU, opsi kembalikan ke negara
Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk
Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani
Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru
Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini
Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:07 WIB

Petani dibacok di Cikidang Sukabumi, Fraksi Rakyat: Tamparan untuk pemerintah

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:54 WIB

Mengintip capaian 1 tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar – Andreas

Senin, 18 Mei 2026 - 23:05 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi awasi keabsahan legalitas HGU, opsi kembalikan ke negara

Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:22 WIB

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Berita Terbaru