SUKABUMIHEADLINES.com I WASHINGTON – Raksasa e-commerce Amazon berencana membuka lowongan pekerjaaan sebanyak 55.000. Lowongan pekerjaan itu dibuka secara global. Hal itu disampaikan oleh Chief Executive Amazon, Andy Jassy.
Andy Jassy mengungkap perusahaan membuka lowongan kerja untuk meningkatkan kinerja perusahaan di bisnis ritel, cloud, periklanan, dan beberapa lini bisnis lainnya. Dia berharap hal ini bisa membantu orang yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi.
“Ada begitu banyak pekerja selama pandemi terpaksa dipangkas, dan ada begitu banyak orang yang memikirkan pekerjaan yang berbeda dan baru. Ini adalah bagian dari apa yang kami pikir membuat ‘Career Day’ waktunya tepat dan sangat berguna” kata Jassy, dikutip dari Reuters, Kamis (2/8/2021).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Amazon menawarkan gaji untuk sejumlah pekerjaan mulai US$15 setara Rp231.750 (kurs Rp14.250) hingga US$17 atau Rp242.250 per jam. Jassy mengungkap nilai itu merupakan gaji minimum yang didapat karyawannya.
“Upah minimum karyawan sebanyak US$15/jamnya dan di beberapa negara bagian rata-rata bahwa gaji awalnya adalah $17 per jamnya,” jelas Jassy.
Dengan asumsi rata-rata 8 jam kerja per hari dan 25 hari per bulan, maka para pekerja bisa mengantongi Rp1,9 juta/hari atau Rp 48,45 juta/bulan.
Menurut Andy, penambahan 55.000 pekerja baru nantinya, akan meningkatkan 20% staf di bidang teknologi dan perusahaan Amazon, yang saat ini berjumlah sekitar 275.000 secara global.