Pria tewas tergantung kepala dibungkus kresek, gegerkan warga Nagrak Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 16 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria tanpa identitas ditemukan tergantung tak bernyawa di Nagrak, Sukabumi - Istimewa

Pria tanpa identitas ditemukan tergantung tak bernyawa di Nagrak, Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Warga Kampung Cibodas RT 001/004, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikagetkan dengan penemuan sesosok pria tak bernyawa tergantung di salah satu pohon tumbang, Sabtu (15/2/2025) siang.

Informasi dihimpun dari laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, jasad pria tersebut sudah dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk diotopsi.

“Jasad pria diduga bunuh diri ditemukan warga pada pukul 15.00 WIB,” tulis P2BK dalam laporan tertulisnya, dikutip sukabumiheadline.com, Ahad (16/2/225).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun lokasi penemuan jasad pria dengan kepala terbungkus plastik kresek tersebut, lanjut laporan itu, berada di Kampung Pojok RT 002/018, Desa Nabrak Utara, Kecamatan Nabrak, Kabupaten Sukabumi.

“Jenazah laki-laki itu ditemukan dengan kondisi menggantung terikat tambang plastik pada batang pohon yang melintang di antara bantaran sungai. Hal tersebut diketahui sekitar pukul 13.00 WIB oleh seorang warga Cibodas, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar,” lanjutnya.

Warga yang menemukan jasad tersebut diketahui sedang mandi di sungai.
Saat ditemukan jenazah memakai sweater warna hijau tua dan celana training warna hitam.

“Identitas jenazah sampai saat ini belum diketahui. Proses evakuasi jenazah berjalan lancar, dan saat laporan dibuat, jenazah sudah berhasil dievakuasi bersama ambulance desa Nagrak Utara ke RSUD Sekarwangi,” lanjut laporan tersebut.

“Penyebab dan identitas masih penyelidikan polsek Nagrak,” pungkasnya.

Untuk informasi, Kecamatan Ciambar dan Nagrak adalah dua kecamatan bertetangga. Sebelumnya, Ciambar termasuk ke dalam wilayah administratif Nagrak, namun kemudian dimekarkan menjadi du kecamatan.

Namun demikian, hingga saat ini Ciambar masih di bawah wilayah hukum Polsek Nagrak.

Berita Terkait

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Kamis, 24 September 2026 - 23:50 WIB

5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Berita Terbaru