Siti Sari, Obsesi Pengusaha Cirsi Kuasai Pasar Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 27 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cireng isi I istimewa

Cireng isi I istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I Makanan terbukti tidak dapat lepas dari kehidupan manusia, perkembangan zaman dan berjalannya waktu membuat olahan makanan juga semakin modern dan dikemas sedemikian rupa agar menarik minat para konsumen.

Seperti halnya makanan cemilan yang kecil unik adalah cireng. Cireng adalah nama makanan yang berasal dari daerah Sunda. Meskipun sebelumnya banyak yang menjadi seller dan mengambil produknya dari sari kuliner, namun sekarang seller cireng isi (Cirsi) banyak yang memproduksi sendiri.

Baca Juga :  Hindari Psikosomatik, Cari Tahu Hobi Psikolog Cantik asal Cibadak Sukabumi

Seperti halnya Siti Sari Ningsih (30) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi mulai menekuni usaha pembuatan Cirsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mungkin karena mudah dan simpel membuatnya saya berubah menekuni usaha ini bareng suami,” ungkapnya kepada sukabumiheadlines.com, Rabu (27/10/2021).

Walaupun dengan modal awal Rp180 Ribu Rupiah kini Sari memiliki 30 warung yang dikirim Cirsi setiap harinya, sehingga dapat menutupi kebutuhan keluarga.

Baca Juga :  Biadab! Ayah Tiri Cabuli Gadis Belia di Curugkembar Sukabumi Puluhan Kali

Alhamdulillah kini memiliki 30 warung yang dikirim, walaupun memasarkan secara offline dengan mempercepat langkahnya untuk di tawarkan ke warung-warung jajanan yang memang menyediakan alat penggorengan,” terangnya.

Dirinya pun memiliki target Cirsi yang hari ini di kelola nya dapat tembus pemasarannya hingga masuk ke pasar.

“Saya yakin Cirsi ini dapat tembus ke pasar yang ada di wilayah Sukabumi,” tutupnya.

Berita Terkait

Daftar shuttle bus Sukabumi-Jakarta plus tarif dan jadwal, tawarkan kenyamanan dan tepat waktu
Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi
15 tren usaha mikro 2026 di desa, dari AI hingga cuci motor panggilan
Gegerbitung juara! Ini 40 kecamatan penghasil cabai keriting di Sukabumi
Untuk tahu/tempe 70% masih impor, segini kebutuhan dan produksi kedelai di Sukabumi
Kolang-kaling Sukabumi, kecamatan penghasil dan manfaatnya bagi kesehatan
Kementerian PU: Konstruksi Jalan Tol Bocimi Seksi 3, Parungkuda-Sukabumi Barat 71,95%
20 kecamatan teratas penghasil cabai rawit Sukabumi, konsisten meskipun harga fluktuatif

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:00 WIB

Daftar shuttle bus Sukabumi-Jakarta plus tarif dan jadwal, tawarkan kenyamanan dan tepat waktu

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:19 WIB

Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 00:54 WIB

15 tren usaha mikro 2026 di desa, dari AI hingga cuci motor panggilan

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:20 WIB

Gegerbitung juara! Ini 40 kecamatan penghasil cabai keriting di Sukabumi

Senin, 9 Februari 2026 - 22:10 WIB

Untuk tahu/tempe 70% masih impor, segini kebutuhan dan produksi kedelai di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB

Regulasi

Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi

Kamis, 12 Feb 2026 - 00:19 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127 - Ist

Legislatif

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:57 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131