Relawan Prabowo-Puan Minta PDI-P dan Gerindra Segera Bersikap

- Redaksi

Senin, 8 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puan Maharani dan Prabowo Subianto. l Istimewa

Puan Maharani dan Prabowo Subianto. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l JAKARTA – Kemunculan Poros Prabowo-Puan disertai desakan agar partai-partai segera menentukan sikap terkait pencalonan keduanya di Pilpres 2024.

Poros Prabowo-Puan mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto dan Puan Maharani untuk maju pada Pilpres 2024.

Dilansir viva.co.id, Koordinator Poros Prabowo-Puan, Andianto menuturkan, pihaknya menilai Prabowo pantas menjadi calon presiden sebab Ketua Umum Partai Gerindra itu memiliki elektabilitas tinggi dalam sejumlah survei.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Puan dinilai sebagai politisi perempuan berpengalaman. “Beliau saat ini menjabat sebagai Ketua DPR. Beliau merupakan cucu dari tokoh pendiri Bangsa Indonesia, yaitu Bapak Ir Soekarno, Presiden Pertama RI,” kata dia.

Karenanya, Andianto meminta Partai Gerindra dan PDI Perjuangan segara mengambil sikap terkait pengusungan pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang akan datang.

“Setelah ini kami akan meminta kepada Prabowo dan kepada Puan, dan partai politik pendukungnya agar bersatu padu. Mari kita lakukan kebersamaan untuk membangun bangsa Indonesia ini lebih maju,” tutup Andianto.

Andianto menyebut, pihaknya menginginkan kedua partai itu menyetujui Prabowo Subianto dan Puan Maharani maju sebagai paslon.

“Langkah berikutnya pertama, kami akan meminta ke partai politik, khususnya untuk Partai Gerindra, PDI-P, dan partai lainnya untuk mengusung Prabowo-Puan dalam Pilpres 2024,” kata Andianto, Rabu (3/11/2021).

Ia juga mengeklaim jika Poros Prabowo-Puan segera melakukan konsolidasi internal. Selanjutnya, poros relawan akan berkomunikasi dan memobilisasi masyarakat untuk mendukung Prabowo-Puan.

Namun demikian, kata Andianto, pihaknya akan tetap menghargai keputusan kedua partai tersebut. Termasuk, jika Gerindra dan PDIP tak mengusung keduanya dalam Pilpres.

“Saya pikir itu bukan kompetensi kita untuk menilai apakah berpasangan atau tidak karena itu murni keputusan partai. Kita menunggu keputusan partai. Kalau memang partai punya keputusan lain, nanti kita akan menyesuaikan,” jelasnya.

Berita Terkait

Kisah Menteri Kesehatan asal Sukabumi bikin kebijakan subsidi pengobatan kusta
Riwayat hidup dan profil bos buruh Said Iqbal, masuk Kabinet Prabowo-Gibran
Profil Dadan Hindayana: Eks Kepala BGN satu SMA Panglima TNI, dilantik Jokowi dipecat Prabowo
Profil, biodata dan harta Maulana Yusuf Erwinsyah, politikus PKB paling rajin kritik KDM
10 isu revisi RUU Pemilu dan ambang batas parlemen hingga DPRD
Survei capres/cawapres: Dari Prabowo, KDM, Anies, Gibran, AHY, Sherly hingga Ahmad Luthfi
Gerindra juara, Golkar anjlok, survei terbaru elektabilitas parpol dibanding Pemilu 2024
Profil dan karier Daniel Muttaqien, politisi Golkar Sukabumi: Sosok pemersatu

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:46 WIB

Kisah Menteri Kesehatan asal Sukabumi bikin kebijakan subsidi pengobatan kusta

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:52 WIB

Riwayat hidup dan profil bos buruh Said Iqbal, masuk Kabinet Prabowo-Gibran

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:25 WIB

Profil Dadan Hindayana: Eks Kepala BGN satu SMA Panglima TNI, dilantik Jokowi dipecat Prabowo

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:16 WIB

Profil, biodata dan harta Maulana Yusuf Erwinsyah, politikus PKB paling rajin kritik KDM

Kamis, 23 April 2026 - 18:15 WIB

10 isu revisi RUU Pemilu dan ambang batas parlemen hingga DPRD

Berita Terbaru