Sempat dikira ke Sukabumi, wanita 56 tahun dibunuh suami siri yang diusir sebab nganggur

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – DH, seorang perempuan berusia 56 tahun warga Meruyung, Limo, Depok, Jawa Barat, ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang. Belakangan diketahui ternyata korban dibunuh oleh suami sirinya berinisial AR (44).

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, jasad DH ditemukan anak korban dan pacarnya pada Sabtu (7/3/2026), sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu kedatangan anaknya untuk bersih-bersih di rumah korban.

Anak korban berinisial L menemukan jasad ibunya tertutup tumpukan pakaian dan karpet. Diketahui, L dua kali mengajak kekasihnya berinisial R mampir ke rumah, yakni pada Februari 2026 lalu dan Sabtu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajakan dilakukan L, mengingat ibunya sedang ke Sukabumi, Jawa Barat. L pun ngajak R mampir untuk membersihkan rumahnya yang berantakan. Baca detail lengkapnya: Dikira ke Sukabumi, ternyata wanita ini sudah meninggal dunia di kamar, motor dan HP hilang

Baca Juga :  7 Rumah di Ciambar Sukabumi Rusak Terdampak Gempa Bumi Cianjur

Setelah mendengar keterangan dari saksi-saksi, polisi langsung bergerak menangkap tersangka. Ia ditangkap pada Ahad (8/3/2026), pukul 15.30 WIB, di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Motif pembunuhan

Dari pengakuan pelaku, ia tega membunuh DH karena sakit hati diusir dari rumah korban karena tak memiliki pekerjaan.

“Tersangka yang diketahui tidak memiliki pekerjaan merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban. Kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di laman resmi kepolisian.

Baca Juga :  Sindikat Judi Online SOBAT88 dan JANGKAR55 Dibekuk di Bojongraharja Cikembar Sukabumi

Polisi mengungkapkan motif pelaku membunuh korban karena masalah ekonomi. “Motif sementara diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi,” imbuhnya.

Polisi menyebutkan ada dugaan kekerasan di jasad korban. Polisi belum bisa memerinci lebih jauh terkait dugaan kekerasan tersebut. Namun jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk autopsi.

“Ada dugaan kekerasan dalam jasadnya,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi, korban kerap terlibat keributan dengan suami siri.

“Menurut keterangan Ketua RT berinisial SS bahwa antara korban dengan suami sirinya pernah memiliki riwayat keributan dalam rumah tangganya,” bebernya.

Polisi mengungkap hasil identifikasi awal penemuan korban. Ditemukan taburan bubuk kopi di tubuh korban.

Berita Terkait

Cekik selingkuhan hingga tewas, buruh asal Cisolok Sukabumi terancam 20 tahun penjara
Bikin nangis Wakil Ketua Komisi III DPR RI, minta ibu tiri Nizam di Sukabumi jadi tersangka
Januari-10 Februari: 32 pelaku penipuan, pencabulan hingga maling motor di Sukabumi dibekuk
Terjadi di Sukabumi, kenali bahaya child grooming cases, ke mana harus mengadu?
Niat bela istri korban jambret, Hogi Minaya malah ditetapkan tersangka oleh polisi
Tak semua pencuri dipenjara menurut KUHP baru, apa dan berapa batasan nilainya?
Mencermati pergeseran tren tindak kriminal remaja 2026, orang tua wajib waspada
ASN di Sukabumi diculik pengusaha, cemburu atau proyek? Kuasa hukum ungkap kronologisnya

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:00 WIB

Sempat dikira ke Sukabumi, wanita 56 tahun dibunuh suami siri yang diusir sebab nganggur

Minggu, 8 Maret 2026 - 04:50 WIB

Cekik selingkuhan hingga tewas, buruh asal Cisolok Sukabumi terancam 20 tahun penjara

Senin, 23 Februari 2026 - 20:14 WIB

Bikin nangis Wakil Ketua Komisi III DPR RI, minta ibu tiri Nizam di Sukabumi jadi tersangka

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:08 WIB

Januari-10 Februari: 32 pelaku penipuan, pencabulan hingga maling motor di Sukabumi dibekuk

Senin, 9 Februari 2026 - 22:00 WIB

Terjadi di Sukabumi, kenali bahaya child grooming cases, ke mana harus mengadu?

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131