sukabumiheadline.com – Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencetak sejarah baru. Di era kepemimpinan keduanya, nilai tukar Rupiah terlemah sepanjang sejarah, yakni Rp17.500 terhadap Dolar AS, Selasa (12/5/2026).
Pelemahan ini terus terjadi sejak Rupiah menembus level Rp17.000 pada awal April 2026. Nilai tukar rupiah bahkan telah mencatatkan pelemahan terdalam sepanjang sejarah di level Rp 17.425 per dollar AS pada 5 Mei 2026 lalu.
Di tengah kondisi ini, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah dan Bank Indonesia (BI) segera mengantisipasi dampaknya agar tidak memengaruhi kondisi ekonomi nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan mulai hari ini, Rabu (13/5/2026), pemerintah bakal mulai mengaktifkan instrumen stabilisasi pasar obligasi.
“Kita akan mulai membantu besok mungkin dengan masuk ke bond market. Kita kan punya BSF tapi belum fund semuanya, kita aktifkan instrumen yang kita punya di sini. Besok (hari ini –red) baru jalan,” ujarnya.









