Innalillahi, pria asal Cicurug Sukabumi jadi korban tabrakan maut

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria asal Sukabumi korban tabrakan maut di Jalan Tole Iskandar Depok - Ist

Pria asal Sukabumi korban tabrakan maut di Jalan Tole Iskandar Depok - Ist

sukabumiheadline.com – Seorang pemotor asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi korban tabrakan maut di Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Insiden kecelakaan tersebut melibatkan mobil Toyota Rush B 1415 IQ dengan sepeda motor Honda Vario AF 5677 JE. Dalam insiden kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor berinisial DS (53) langsung tewas di tempat kejadian perkara (TKP).

Informasi dihimpun dari laman resmi kepolisian, peristiwa terjadi pada Selasa (30/6/2026). Dalam insiden tersebut, mobil dan sepeda motor yang terlibat kecelakaan saling bertabrakan atau adu banteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepeda motor milik DS mengalami kerusakan parah, bahkan ringsek dan tersangkut bagian depan mobil. Sementara itu, mobil mengalami penyok pada bagian depan karena hantaman keras.

Sedangkan posisi korban, terlindas persis di bawah bodi mobil dekat dengan ban belakang pengemudi. Korban tewas di lokasi dengan kondisi luka parah pada bagian kepala dan sekujur tubuhnya.

Korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga akhirnya tewas di tempat. Kemudian, jasad korban langsung dievakuasi ke RS PMI Bogor menggunakan ambulans.

Menurut ​Kanit Laka Satlantas Polres Metro Depok, Iptu Pujiono, insiden ini diduga dipicu akibat pengemudi mobil yang kehilangan konsentrasi saat berkendara.

Kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Rush melaju dari arah Timur menuju ke Barat di Jalan Tole Iskandar. ​Namun, sesampainya di dekat Pusat Grosir Sembako Bakti Karya, pengemudi Toyota Rush diduga kurang berkonsentrasi dalam mengemudikan kendaraannya.

​”Pengemudi mobil diduga kurang berkonsentrasi dan tidak dapat menguasai laju kendaraannya, sehingga mobil oleng ke sebelah kanan,” ujar Pujiono, dikutip Jumat (3/7/2026).

​Pada saat yang bersamaan, datang sepeda motor Honda Vario yang sedang melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan mobil oleng ke jalur kanan, tabrakan antar kedua kendaraan tersebut tidak dapat terhindarkan.

Pujiono menambahkan, saat ini jenazah korban sudah dibawa ke keluarga di kampung halamannya, wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Pihak kepolisian tidak berkenan memberikan nomor telepon keluarga korban untuk pendalaman.

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Berita Terbaru

VinFast VF 3 - VinFast

Otomotif

Intip spesifikasi VinFast VF 3, SUV mungil versi termurah

Senin, 2 Nov 2026 - 18:23 WIB

Ilustrasi remaja perempuan dan orang tua memakai kacamata - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Tips memilih kacamata minus berdasarkan usia

Senin, 2 Nov 2026 - 17:00 WIB