Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petani sedang panen kopi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi petani sedang panen kopi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabar baik untuk petani kopi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ingin penghasilan petani kopi setara menteri seperti dirinya.

Melansir Antara, Amran mengatakan satu keluarga petani yang mengelola dua hektare kebun kopi berpotensi memperoleh penghasilan Rp20 juta hingga Rp30 juta per bulan. Amran menyampaikan peningkatan kesejahteraan petani menjadi salah satu target utama program pengembangan kopi yang saat ini difokuskan pemerintah.

“Kalau dua hektare saja satu keluarga, penghasilannya itu bisa Rp20 sampai Rp30 juta. Nah, itu di atas gaji menteri. Gaji menteri Rp19 juta (per bulan),” ujar Amran di Rimba Raya KM 60, Bener Meriah, Aceh, Selasa (14/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amran mengeklaim program pengembangan kopi yang dijalankan Kementerian Pertanian telah memberikan dampak ekonomi bagi petani di Aceh. Berdasarkan laporan pemerintah daerah, program penanaman kopi mampu meningkatkan pendapatan pekebun hingga sekitar Rp4 triliun.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman - sukabumiheadline.com
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman – sukabumiheadline.com

Kementan sendiri telah menyalurkan bantuan pengembangan kopi seluas 17 ribu hektare dengan sekitar 17 juta batang kopi untuk wilayah Aceh.

“Kopi, kita tanam kopi, laporannya Pak Bupati tadi itu bisa meningkatkan pendapatan petani, pekebun di sini Rp4 triliun (per tahun). Itu kita berikan 17 ribu hektare, dengan jumlah batang 17 juta kopi untuk seluruh Aceh,” ujarnya.

Selain meningkatkan produksi, pemerintah juga menargetkan kenaikan nilai ekspor kopi melalui program hilirisasi perkebunan. Saat ini nilai ekspor kopi Indonesia disebut telah mencapai sekitar Rp40 triliun dan diharapkan terus meningkat.

“Ekspor kita sudah mencapai nilainya Rp40 triliun. Kalau bisa kita tingkatkan sampai Rp100 triliun ke depan, bila perlu Rp200 triliun. Dan itu pasti bisa,” kata Amran.

Sebelumnya, Kementan mempercepat program hilirisasi subsektor perkebunan dengan fokus pada tujuh komoditas strategis, yakni tebu, kopi, kakao, kelapa, lada, pala, dan jambu mete.

Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp9,5 triliun untuk pengembangan sekitar 870 ribu hektare kebun rakyat sepanjang 2025-2027 guna meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus mendongkrak kesejahteraan pekebun.

Produksi kopi di Sukabumi

Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menghasilkan 766,14 ton kopi per tahun 2024. Jumlah tersebut naik lebih dari 100 persen dibandingkan 2023.

Angka tersebut dikutip sukabumiheadline.com dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, tentang Produksi Perkebunan Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman di Kabupaten Sukabumi (ton), 2023 dan 2024.

Diketahui, pada 2023, produksi biji kopi dari Sukabumi, sebesar 365,30 ton. Dengan demikian, terjadi kenaikan pada 2024 sebanyak 400,84 ton.

Padahal, satu dari 23 kecamatan penghasil biji kopi pada 2023, tidak lagi menghasilkan, yakni Sukalarang. Untuk informasi, pada 2023, Kecamatan Sukalarang menghasilkan 10,50 ton biji kopi. Baca selengkapnya: Ini 22 kecamatan penghasil kopi Sukabumi terbanyak

Berita Terkait

1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi
Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut
Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!
Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan
Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi
Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing
Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang
Mengenal 27 produk kerajinan khas Jawa Barat, ada Batik Lokatmala Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:12 WIB

Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?

Senin, 6 Juli 2026 - 00:19 WIB

1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:44 WIB

Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:21 WIB

Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:56 WIB

Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan

Berita Terbaru