sukabumiheadline.com l Permadi Arya alias Abu Janda terkejut dan tak percaya dengan pernyataan yang diucapkan oleh Ade Armando terkait dengan Pilpres 2024.
Dirinya keheranan dengan pernyataan yang jelas menurutnya ajakan untuk menggunakan politik identitas tersebut. Ia bahkan sampai meminta maaf atas pernyataan tersebut dan menilai Ade Armando sedang tak baik-baik saja.
Menurut Abu Janda, sejak digebukin ada yang bergeser sedikit di kepala dosen Universitas Indonesia ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Maaf yah, sejak digebukin kayaknya ada yang geser dikit di kepalanya Ade Armando, agak error dia,” jelas Abu Janda dikutip sukabumiheadline.com dari Instagram pribadinya pada Senin (7/11/2022).
Menurut Abu Janda, Ade Armando yang menyarankan Umat Kristen supaya tidak pilih Anies, lalu apa bedanya menyarankan Umat Islam supaya tidak memilih Ahok. “Yah sama saja politik identitas!” tegas Abu Janda.
Dia menilai Ade Armando ketakutan Anies bakal menang. Umat Kristen, beber Abu Janda, cerdas-cerdas dan tahu siapa yang akan dipilih di pilpres nantinya.
Karenanya, Abu Janda meminta Ade Armando tak perlu takut Ganjar Pranowo bakal kalah. Abu Janda menyarankan dosen UI itu fokus pada prestasi Ganjar Pranowo dan tidak perlu ikut-ikutan politik identitas.
Sebelumnya, pernyataan pegiat media sosial, Ade Armando, dalam video yang diunggah di akun Youtube Cokrotv bahwa Anies hanya akan menang sebagai Presiden apabila pemilih dari umat Kristen suaranya terbelah dan Ganjar Pranowo harus mampu mendapatkan dukungan dari umat kristen untuk dapat mengalahkan Anies.
“Karena itulah saya katakan kekompakan suara pemilih Kristen akan menentukan. Kalau umat Kristen kompak Anies akan gagal kalau suara umat Kristen terbelah Anies akan melenggang jadi presiden,” ujar Ade dalam video yang diunggah di kanal Youtube Cokrotv.
Di akun Twitter CokroTV mencuitkan narasi “Ade Armando: BILA SUARA UMAT KRISTEN TERBELAH, ANIES AKAN MENANG” disertai dengan potongan video Ade Armando tersebut.