Adik Ipar Dipecat dari Ketua MK, Ini Komentar Jokowi

- Redaksi

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Joko Widodo. l Ilustrasi: Fery Heryadi

Joko Widodo. l Ilustrasi: Fery Heryadi

sukabumiheadline.com l Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya merespons mengenai putusan Mahkamah Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang memberhentikan Anwar Usman dari jabatannya Ketua MK atas dugaan pelanggaran kode etik hakim konstitusi.

Namun demikian, Jokowi enggan berkomentar banyak terkait pemecatan adik iparnya tersebut.

“Itu wilayah Yudikatif, saya tidak ingin komentar banyak, sekali lagi karena itu kewenangan Yudikatif,” ungkap Jokowi di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (9/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberitakan sebelumnya, MKMK membuat putusan memberhentikan Ketua MK Anwar Usman. Keputusan nomor 2/MKMK/L/11/2023 itu dibacakan oleh Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie.

Sementara, MK kini sudah memiliki ketua baru, yakni Hakim Suhartoyo sebagai pengganti Anwar Usman.

Anwar Usman Menikah dengan Adik Jokowi

Seperti diketahui, Anwar Usman menikahi Idayati yang merupakan adik kandung Jokowi. Idayati dinikahi Anwar Usman pada Kamis, 26 Mei 2022 dalam sebuah acara meriah di Graha Saba Buana, Solo.

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin menjadi saksi Idayati. Sedangkan, Panglima TNI kala itu, Jenderal Andika Perkasa, dipilih sebagai saksi dari pihak Anwar Usman. Presiden Joko Widodo yang tak lain kakak Idayati turut menjadi wali nikah.

Idayati kala itu menerima mas kawin dari Anwar Usman berupa seperangkat alat salat dan sebuah jam tangan.

Adapun, KTP dan Kartu Keluarga diserahkan secara langsung oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri setelah kedua mempelai menyelesaikan prosesi akad nikah.

Rumah Idayati yang sering dijadikan lokasi tempat pengajian disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang membuat Anwar Usman tertarik pada dirinya.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah
Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat
Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL
Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil
Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi
May Day 2026: Ini daftar janji Prabowo soal perlindungan pekerja
Kementerian Imipas: Online scam di Sukabumi diungkap tim intelijen, selective policy ditegakkan
Di Sukabumi Kakorlantas Polri pastikan kawal ribuan buruh peringati May Day ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:51 WIB

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:07 WIB

Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42 WIB

Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil

Senin, 4 Mei 2026 - 21:54 WIB

Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi

Berita Terbaru