Aniaya tukang rias pengantin yang nagih utang, pria Sukabumi ini ditangkap di rumah kontrakan

- Redaksi

Rabu, 19 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aniaya tukang rias pengantin yang nagih utang, Hendra Deriyana ditangkap di rumah kontrakan - Istimewa

Aniaya tukang rias pengantin yang nagih utang, Hendra Deriyana ditangkap di rumah kontrakan - Istimewa

sukabumiheadline.com – Unit Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Satreskrim Polres Sukabumi Kota mengamankan seorang pria bernama Hendra Deriyana. Pria berusia 58 tahun itu diketahui melarikan diri setelah melakukan penganiayaan terhadap korbannya.

Kasus penganiayaan oleh Hendra terjadi pada Ahad (10/3/2024). Setelah melakukan penganiayaan, pelaku kemudian kabur hingga akhirnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang alias DPO Polres Sukabumi Kota.

Menurut Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun, pelaku kabur setelah menganiaya seorang perias pengantin. Peristiwa terjadi di Jalan Ciaul Pasir, Kelurahan/Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah sempat melarikan diri dan berpindah-pindah tempat selama 3 bulan lebih,” kata Bagus.

“Pelaku yang menganiaya korban menggunakan gelas kaca hingga mengakibatkan korban menderita luka sobek pada bagian dahi,” tambah Bagus.

Bagus menambahkan, Hendra ditangkap di rumah kontrakannya, pada Senin (17/6/2024) sore pukul 15.00 WIB .

“Pelaku ditangkap di rumah kontrakannya di Gang Doa Ibu, Kelurahan Gedongpanjang Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi,” pungkas Bagus.

Fikri dihantam gelas kaca saat menagih sisa bayaran rias pengantin. l Istimewa
Fikri dihantam gelas kaca saat menagih sisa bayaran rias pengantin. l Istimewa

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, peristiwa ini viral setelah diunggah Instagram @lambe_turah, yang memperlihatkan korban dianiaya saat mendatangi kediaman pengantin pria.

Menurut penuturan Fikri Firdaus, Hendra juga sempat mengeluarkan golok untuk menakut-nakuti dirinya. Baca lengkap: Tagih sisa bayaran, tukang rias di Kebonpedes Sukabumi malah dihantam gelas kaca

Berita Terkait

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Berita Terbaru

Sebuah rumah bergaTaufiq Ismail membaca puisi di Kota Sukabumi - Fadli Zon

Kultur

Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:42 WIB