Aturan Wajib Jilbab Dicabut, Wanita Arab Saudi Ramai-ramai Potong Rambut

- Redaksi

Selasa, 26 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Model rambut tomboy wanita Arab Saudi. l Istimewa

Model rambut tomboy wanita Arab Saudi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Usai aturan yang mewajibkan Jilbab dicabut, kaum wanita Arab Saudi berbondong-bondong memotong rambut mereka. Pencabutan kewajiban memakai jilbab sendiri dilakukan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS), putra Raja Salman.

Tidak lama setelah itu, wanita berambut pendek terlihat memadati jalanan di Arab Saudi. Mereka yang kini memilih tak lagi memakai kerudung, terlihat memiliki rambut pendek bergaya cepak.

Potongan rambut itu dikenal secara lokal dengan kata bahasa Inggris disebut ‘boy’. Ternyata, pencabutan kewajiban memakai jilbab tak menjadi satu-satunya penyebab mereka memangkas rambut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Model rambut cepak yang kini populer di kalangan wanita Arab Saudi, digemari karena alasan kepraktisan. Selain itu, menurut mereka, potongan rambut ini berfungsi sebagai pelindung.

Dokter Safi, yang menolak disebut nama aslinya, meminta penata rambut untuk membabat habis rambutnya. Sebelum dipotong, rambut Safi tampak panjang dan bergelombang sampai ke lehernya.

Wanita itu memilih gaya rambut cepak sebagai bentuk perlindungan dari perhatian laki-laki yang tidak diinginkan. Hal itu memungkinkan Safi yang berprofesi sebagai dokter dapat lebih fokus pada pasiennya.

“Orang suka melihat feminitas dalam penampilan wanita. Gaya ini seperti perisai yang melindungi saya dari orang-orang dan memberi saya kekuatan,” kata dia.

Selain Safi, masih banyak wanita Arab Saudi lainnya yang juga menerapkan gaya rambut pendek. Tren ini juga dilakukan oleh selebriti Arab Saudi, seperti aktris Yasmin Raeis yang juga dikenal sebagai penyanyi Shirene.

“Wanita yang memotong rambutnya dengan gaya ini adalah wanita yang karakternya kuat. Tidak mudah bagi wanita untuk memotong rambutnya,” kata stylist Mesir Mai Galal dilansir AFP.

Saat ini permintaan potongan rambut bergaya laki-laki tengah melonjak di salah satu salon di pusat kota Riyadh. Dari 30 pelanggan wanita, ada 7-8 wanita meminta gaya rambut itu, Bunda.

Nouf, seorang wanita yang bekerja di toko kosmetik, juga memiliki alasan sendiri soal potongan rambut pendek wanita di Arab Saudi.

Berita Terkait

Benjamin Netanyahu mau dilengserkan
Pengusaha konveksi China produksi kaos bertuliskan “Boycott China” untuk dijual di AS
Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan
Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu
Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia
Demo besar guru di Meksiko: Pemerintah lebih prioritaskan Piala Dunia dibanding pendidikan
Otoritas Israel culik 2 pemain sepak bola putri Timnas Palestina
Ini draf kesepakatan Iran – AS, termasuk soal aset US$ 12 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

Benjamin Netanyahu mau dilengserkan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:58 WIB

Pengusaha konveksi China produksi kaos bertuliskan “Boycott China” untuk dijual di AS

Senin, 15 Juni 2026 - 19:50 WIB

Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:30 WIB

Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:37 WIB

Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia

Berita Terbaru

PM Israel, Benjamin Netanyahu - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Internasional

Benjamin Netanyahu mau dilengserkan

Rabu, 1 Jul 2026 - 11:59 WIB