Banyak Warga Buang Sampah Rumah Tangga di Pinggir Jalan Parakansalak Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 13 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga membuang sampah rumah tangga di pinggir jalan Parakansalak, Sukabumi. l Anry Wijaya

Warga membuang sampah rumah tangga di pinggir jalan Parakansalak, Sukabumi. l Anry Wijaya

sukabumiheadline.com l Tumpukan sampah berserakan di pinggir jalan Parakansalak-Cidahu, tepatnya Kampung Cikupa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sampah berserakan tersebut membuat terkesan kumuh, kotor dan menimbulkan bau tak sedap.

Sampah yang menumpuk dan berserakan tersebut diduga dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab hingga menjadi langganan membuang sampah di wilayah tersebut.

“Saat melintasi jalur tersebut merasa tidak nyaman dengan sampah berserakan bahkan menimbulkan bau tidak sedap serta lalat berterbangan saat melintas,” ungkap Nuri Nurlaeli warga yang sering melintasi kawasan tersebut, kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (13/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut ia, sebagian besar sampah yang dibuang di pinggir jalan adalah sampah rumah tangga, mulai dari plastik kemasan sampai popok yang banyak terurai ke tepi jalan.

“Ya mau protes ke siapa kalau sudah seperti ini, bau tidak sedap dan sampah yang berserakan sudah menjadi pemandangan yang nyentrik,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan oleh Muhammad Syefi (24) dirinya merasa resah dengan sampah yang berserakan di pinggir jalan Parakansalak-Cidahu terlebih jalan tersebut menjadi akses penting bagi warga yang setiap hari melintas.

“Jalan ini adalah akses utama warga beraktivitas seperti yang berangkat kerja ataupun lainnya, terlebih lokasi ini pun menjadi akses bagi para siswa yang akan berangkat dan pulang sekolah kebayang kan bau dan kumuhnya,” tuturnya.

Ia pun menambahkan, walaupun dilokasi ada spanduk bertuliskan dilarang buang sampah namun orang-orang yang tidak bermoral tetap membuang sampah sembarang sehingga jalan ini tidak pantas untuk di pandang.

“Tentunya saya secara pribadi mengutuk keras orang-orang yang tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan, saya pun berharap agar secepatnya ada tindakan dari pemerintah terkait sampah yang berserakan bahkan bisa menindak oknum masyarakat yang seenaknya membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita
PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun
Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:02 WIB

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan

Berita Terbaru

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB