Belasan botol miras diamankan dari warung langganan pemuda di Cicurug Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 14 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belasan botol miras diamankan dari warung langganan pemuda di Cicurug Sukabumi. - Istimewa

Belasan botol miras diamankan dari warung langganan pemuda di Cicurug Sukabumi. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Terkait adanya laporan dari Aliansi Cicurug Bersatu ( A- Ciber) melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cicurug tentang penjualan minuman keras (miras), Jajaran anggota Polsek Cicurug langsung turun menyikapi laporan tersebut.

Dari laporan tersebut, pihak Kepolisian Cicurug mendatangi lokasi yang di duga menjual miras yang berada di Gang Nyangkowek, depan Ruko Stasiun Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

“Operasi malam tadi Sabtu (13/4/2024) sekitar pukul 23.00 WIB ditujukan pada warung-warung yang diduga kuat menjual miras di wilayah hukum Polsek Cicurug,” ungkap Kompol Mangapul Simangunsong, Kapolsek Cicurug, Ahad (14/42024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Mangapul, dari hasil operasi yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek Cicurug dari beberapa warung jamu tersebut telah di sita sebanyak 15 botol miras jenis arak ciu.

“Barang bukti kami sita serta penjual miras diberikan teguran serta pernyataan untuk tidak menjual lagi minuman keras lagi,” jelasnya.

Menurutnya, bahwa warung jamu tersebut bukan sekali ini saja di lakukan operasi namun sudah beberapa kali dilakukan tindakan atau teguran.

“Dari kejadian tersebut untuk selanjutnya akan dilakukan tindakan penutupan warung jamu tersebut,” tegasnya.

Memang sebelumnya beredar rekaman video yang beredar di media sosial grup WhatsApp dari salah seorang anggota A-Ciber yang melakukan pemantauan terlihat beberapa pemuda silih berganti melakukan pembelian minuman keras (miras) dengan menggunakan sepeda motor.

Dari kejadian tersebut sehingga timbul beragam komentar dari anggota group A-Ciber terkait Video tersebut termasuk dari Ketua MUI Kecamatan Cicurug.

“Iya, dari komentar anggota A-Ciber bahwa memang warung miras tersebut selalu ngeyel, mereka masih tetap saja jualan Miras,” kata ketua MUI Cicurug, KH Moch Endang Sanaaul Ahza.

Sehingga tindakan apa yang harus di lakukan, pihak MUI Kecamatan Cicurug pun kini sudah berkoordinasi dengan pihak Kapolsek Cicurug terkait adanya warung yang menjual miras tersebut sebelum anggota A-Ciber melakukan tindakan untuk menutup warung Miras tersebut.

“Kita akan tunggu sampai besok, kalau dari pihak Polsek Cicurug lamban, A-Ciber akan bergerak,” begitu Kata Ketua MUI dari pesan WhatsApp di group A-Ciber.

Berita Terkait

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis
Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Berita Terbaru

WNA China diusir dari Sukabumi

Regulasi

Nikahi perempuan Sukalarang, WNA China diusir dari Sukabumi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:05 WIB

Surili, fauna endemik Gunung Halimun Salak

Lingkungan

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:16 WIB