Belasan wanita pemandu lagu karaoke digiring ke Polres Sukabumi Kota

- Redaksi

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belasan pemandu lagu (PL) di Sukabumi dirazia polisi - Istimewa

Belasan pemandu lagu (PL) di Sukabumi dirazia polisi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Belasan pemandu lagu (PL) dan pengunjung salah satu tempat hiburan malam terjaring razia Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota, Kamis (12/9/2024) malam.

Selain mengamankan belasan orang, polisi juga menemukan sejumlah botol minuman keras (miras). Botol-botol miras ditemukan di salah satu ruangan di THM tersebut.

Baca Juga: 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun mengungkapkan telah melaksanakan razia ke THM dalam rangka cipta kondisi menjelang akhir pekan, peringatan Maulid Nabi Muhammad, serta Pilkada 2024.

“Hasil dari razia kami mengamankan sebanyak 21 orang, meliputi 11 PL, 9 pengunjung, dan 1 pegawai selalu kasir,” ungkap Bagus kepada awak media selesai razia, Jumat (13/9/2024) dini hari.

“Selain itu kami juga mengamankan sebanyak 81 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merek,” sambung dia.

Baca Juga:

Ia menjelaskan dengan digelarnya razia tersebut dapat mengantisipasi aksi kejahatan C3 yang diakibatkan dari peredaran miras. Kejahatan C3 yaitu pencurian dan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Pada akhir pekan juga dikhawatirkan terjadi aksi-aksi yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Gangguan kamtibmas di antaranya tawuran, hingga kejahatan C3.

“Untuk antisipasi tindak kejahatan dan gangguan Kamtibmas, makanya kami menggelar Cipta Kondisi di antaranya razia THM. Razia ini akan terus kami laksanakan,” jelas Bagus.

Pihak kepolisian, lanjut Bagus, dari hasil razia THM ini masih mendalami dan akan meminta keterangan, juga melakukan tes urine kepada para PL. Serta akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dan Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Sukabumi Kota.

Razia THM dalam rangka Cipta Kondisi ini melibatkan Satuan Reskrim, Satuan Sabhara dan Provost.

Berita Terkait

Sukabumi jadi daerah dengan Tagana terbanyak
Bukan satu, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lakukan pencabulan terhadap 3 siswi PKL
DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:53 WIB

Sukabumi jadi daerah dengan Tagana terbanyak

Kamis, 17 September 2026 - 17:42 WIB

Bukan satu, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lakukan pencabulan terhadap 3 siswi PKL

Rabu, 16 September 2026 - 21:37 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Selasa, 15 September 2026 - 17:59 WIB

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Berita Terbaru

Ilustrasi relawan Tagana atau Taruna Siaga Bencana - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Sukabumi jadi daerah dengan Tagana terbanyak

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:53 WIB

Makam kuno yang diyakini sebagai makam Raden Purbaya alias Gatotkaca atau Raksabaya - Istimewa

Kultur

Menelusuri cerita Gatotkaca singgah di Purabaya Sukabumi

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:53 WIB