BPKH dan DT Peduli gelar pelatihan UMKM warga Kampung Haji Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sukabumi berkolaborasi dengan BPKH mengadakan pelatihan di Kampung Haji Sukabumi - DT Peduli

Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sukabumi berkolaborasi dengan BPKH mengadakan pelatihan di Kampung Haji Sukabumi - DT Peduli

sukabumiheadline.com – Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan 1446 H, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sukabumi berkolaborasi dengan BPKH mengadakan pelatihan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampung Haji BPKH Sukabumi.

Mengutip dari laman resmi DT Peduli, kegiatan tiga hari itu diikuti oleh 20 peserta yang merupakan masyarakat terdampak bencana tanah bergerak pada 2019.

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk pemulihan ekonomi bagi warga terdampak yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan masyarakat di Kampung Haji, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Baca selengkapnya: Hamdallah, 129 huntap Kampung Haji BPKH untuk korban bencana di Sukabumi diresmikan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Materi yang disampaikan dalam pelatihan mencakup pengembangan usaha, manajemen keuangan, dan pemasaran produk.

Perwakilan Camat Nyalindung Andriana Edwan menyampaikan apresiasinya kepada BPKH dan DT Peduli atas program kemaslahatan ini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kita, terutama dalam meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan mereka,” ujar Andriana, dikutip sukabumiheadline.com, Rabu (12/3/2025).

Baca Juga: Melihat miniatur Kabah di Kampung Haji BPKH Sukabumi, jadi tempat wisata religi hingga resepsi

Sementara itu, Kepala Kantor DT Peduli Sukabumi Ade Tirta menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen DT Peduli dalam mendukung pengembangan UKM di Kampung Haji.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat,” katanya.

Di akhir pelatihan, produk dari masing-masing peserta diuji.

Berita Terkait

Go Suhartono, peserta tertua Bentang Jawa 2026 terpaksa DNF di Sukabumi
Ini daftar 103 ormas kawal program Prabowo dikukuhkan Hashim Djojohadikusumo
Kawal program Prabowo: 20 ormas dikukuhkan, total jadi 103 organisasi
Polda Jabar bakal bentuk Satgas Bobotoh Jaga Persib, Jaga Lembur Sauyunan
Mengenal Kucing Persia: Jenis, karakter, harga dan tips memelihara mpus asal Iran
Ceperist Sukabumi Ngahidji berbagi di bulan suci, santuni yatim piatu dan lansia
Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian
Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:27 WIB

Go Suhartono, peserta tertua Bentang Jawa 2026 terpaksa DNF di Sukabumi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Ini daftar 103 ormas kawal program Prabowo dikukuhkan Hashim Djojohadikusumo

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Kawal program Prabowo: 20 ormas dikukuhkan, total jadi 103 organisasi

Senin, 18 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polda Jabar bakal bentuk Satgas Bobotoh Jaga Persib, Jaga Lembur Sauyunan

Sabtu, 4 April 2026 - 04:46 WIB

Mengenal Kucing Persia: Jenis, karakter, harga dan tips memelihara mpus asal Iran

Berita Terbaru

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB

Ilustrasi perempuan sedang duduk di dalam bus - sukabumiheadline.com

Tak Berkategori

Armada dan rute Sukabumi – Bandara Husein Sastranegara Bandung

Minggu, 30 Agu 2026 - 04:42 WIB