Capres Prancis akan Larang Makanan Halal

- Redaksi

Minggu, 17 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marine Le Pen. l Ilustrasi: Fery Heryadi

Marine Le Pen. l Ilustrasi: Fery Heryadi

SUKABUMIHEADLINES.com l Calon presiden Prancis dari sayap kanan Marine Le Pen bertekad melarang ritual penyembelihan hewan untuk daging halal jika ia terpilih. Sikap politiknya tersebut menimbulkan kekhawatiran karena larangan itu hanya awal dari langkah-langkah untuk membuat kaum Muslim dan Yahudi di Prancis merasa tidak diinginkan.

Pemimpin sayap kanan Prancis Marine Le Pen menyampaikan pidato selama kampanye, 5 Februari 2022 di Reims, Prancis timur. Marine Le Pen, 53, dianggap sebagai penantang utama Macron.

Le Pen pun menyebut bahwa dirinya juga tak menginginkan hal itu. Namun, kaum muslim dan Yahudi yang was-was, sudah kadung tak memercayainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Le Pen tidak menentang praktik lain yang dianggap kejam oleh juru kampanye kesejahteraan hewan, seperti adu banteng atau, terutama, berburu.

Tradisi ini mengakar kuat di pedesaan Prancis tempat Le Pen menjaring suara. Jadi, fokus Le Pen pada daging halal dianggap hipokrit oleh kaum muslim dan Yahudi yang menganggapnya sebagai serangan mengatasnamakan kesejahteraan hewan.

Para pemimpin Yahudi merespons usulan larangan itu dengan menyebutnya ‘menjijikkan’. Mereka menyebut, usulan itu akan membuat sejumlah besar kaum muslim dan Yahudi meninggalkan Prancis.

Diberitakan Associated Press, Jumat (15/4/2022), Le Pen menyatakan bahwa hewan harus dibuat pingsan dahulu sebelum disembelih dengan alasan demi memenuhi hak kesejahteraan hewan.

Alasan ini tak bisa diterima kaum Muslim dan Yahudi yang meyakini bahwa membuat pingsan hewan akan menyebabkan penderitaan hewan yang tak perlu. Karenanya, mereka berpendapat ritual penyembelihan hewan untuk daging halal lebih manusiawi.

“Menyerang cara kami makan itu melanggar privasi kami dan itu sangat serius,” ujar Sarah Gutman, seorang Yahudi di Paris.

Sarah dan suaminya bahkan terpikir meninggalkan Prancis jika pemerintahan sayap kanan mencampuri urusan daging kosher, atau halal versi Yahudinya.

Larangan ritual penyembelihan itu juga akan membuat kaum Muslim terpaksa menyembelih diam-diam. “Keluarga saya mungkin harus menyembelih secara ilegal di rumah demi mematuhi ketentuan agama, menyembelih hewan di kamar mandi, kembali lagi seperti dulu,” ujar Hayat Ettabet, seorang Muslim di Paris.

Dengan populasi Muslim dan Yahudi terbesar di Eropa barat, masalah ini memiliki potensi dampak besar bagi Prancis. Ini dapat menghantam komunitas di tempat lain yang membeli ekspor daging Prancis.

Prancis di bawah Le Pen akan lebih fokus ke dalam, dengan lebih sedikit imigran dan hak bagi mereka yang sudah tinggal di Prancis. Toleransi terhadap tradisi non-Kristen juga akan berkurang. Prancis juga akan kurang terikat dengan Uni Eropa dan dunia luar.

Sementara, petahana Emmanuel Macron yang menyasar periode kedua, menjanjikan sebaliknya. “Saya tidak ingin Prancis yang mencegah kaum Muslim atau Yahudi makan sesuai ketentuan ajaran agama mereka,” kata Macron merespons proposal Pen.

Berita Terkait

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan
Blokade Selat Hormuz, militer AS tak punya nyali cegah tanker China lewat
Israel perang terus, sidang kasus korupsi Netanyahu Rp8,5 triliun selalu ditunda
Daftar 10 syarat dari Iran disetujui Donald Trump demi Selat Hormuz dibuka
PBB: Prajurit TNI di Lebanon tewas ditembak tank militer Israel

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Minggu, 26 April 2026 - 17:55 WIB

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Rabu, 22 April 2026 - 14:47 WIB

Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa

Sabtu, 18 April 2026 - 14:19 WIB

Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan

Rabu, 15 April 2026 - 16:01 WIB

Blokade Selat Hormuz, militer AS tak punya nyali cegah tanker China lewat

Berita Terbaru

Ilustrasi hewan kurban kambing, domba dan sapi - sukabumiheadline.com

Hikmah

Berkurban dengan cara utang, begini pandangan Islam

Senin, 4 Mei 2026 - 10:00 WIB