Catat Waktunya! Pendakian Gunung Gede Pangrango Bakal Ditutup

- Redaksi

Jumat, 2 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alun-alun Suryakencana Gunung Gede Pangrango. | Foto: BBTN Gede Pangrango

Alun-alun Suryakencana Gunung Gede Pangrango. | Foto: BBTN Gede Pangrango

SUKABUMIHEADLINES.com – Kegiatan pendakian ke Gunung Gede Pangrango untuk umum akan ditutup sementara waktu, terhitung tanggal 4-20 Juli 2021.

Pengumuman penutupan tersebut disampaikan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) dalam surat edaran bernomor SE.1087/BBTNGGP/Tek.2/07/2021 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Pendakian, yang disiarkan melalui akun media sosial resminya hari ini, Jumat, 2 Juli 2021.

Dikutip dari akun media sosial BBTN Gede Pangrango, dalam surat edaran tersebut, penutupan pendakian dilakukan sebagai tindak lanjut surat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi terkait implementasi PPKM Darurat Jawa-Bali tanggal 3-20 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gede Pangrango
Surat edaran penutupan pendakian Gunung Gede Pangrango untuk umum. | Foto: BBTN Gede Pangrango.

Di surat edaran itu pula disampaikan, bagi para calon pendaki yang sudah melakukan booking online tanggal 4-20 Juli 2021, diminta untuk menjadwalkan ulang (reschedule) waktu pendakiannya, atau pengembalian uang (refund).

Kemudian, jika sampai tanggal 20 Juli 2021 mendatang situasi Covid-19 masih mengalami peningkatan berdasarkan informasi dari Satgas Covid-19, maka penutupan pendakian untuk umum akan diperpanjang sampai batas waktu yang memungkinkan.

Berita Terkait

Termasuk di Sukabumi, Kementan pacu produksi lewat Oplah 50 ribu hektare
KDM siapkan dua skenario ini perbaiki jalan desa yang rusak
1.098 sapi kurban Presiden Prabowo dibeli pakai dana APBN Rp100 miliar
Gerindra ingin dibangun 1.000 Bioskop Desa didanai APBN
Momen para jenderal TNI AL berkumpul di Sukabumi, ini yang dilakukan
Prajurit TNI punya tugas baru, jadi petani jagung, padi dan kedelai
Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah
Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:55 WIB

Termasuk di Sukabumi, Kementan pacu produksi lewat Oplah 50 ribu hektare

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:49 WIB

1.098 sapi kurban Presiden Prabowo dibeli pakai dana APBN Rp100 miliar

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:03 WIB

Gerindra ingin dibangun 1.000 Bioskop Desa didanai APBN

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:02 WIB

Momen para jenderal TNI AL berkumpul di Sukabumi, ini yang dilakukan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:43 WIB

Prajurit TNI punya tugas baru, jadi petani jagung, padi dan kedelai

Berita Terbaru

Honda Super One - Honda

Otomotif

Honda Super One resmi dijual segini, cek spesifikasinya

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:55 WIB