Cuma Api Korek tapi Nyambar Bensin, Kios Kelontong di Sukabumi Ludes

- Redaksi

Kamis, 20 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kios kelontongan milik Rihayanti di Waluran-Malereng, Sukabumi terbakar. l Istimewa

Kios kelontongan milik Rihayanti di Waluran-Malereng, Sukabumi terbakar. l Istimewa

sukabumiheadline.com l WALURAN – Nyalakan api dekat jerigen bensin kios kelontongan milik warga di Kampung Babakan RT 05/01, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi ludes terbakar, Kamis, (20/4/2023).

Berdasarkan informasi didapat sukabumiheadline.com dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, beruntung dalam kebakaran yang meludeskan isi dan bangunan kios kelontongan berukuran 4 x 8 meter itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Diketahui, musibah terjadi sekira pukul 20.00 WIB dan juga tidak menimbulkan korban luka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik kios, Rohayanti (65) mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta Rupiah. Pasalnya, barang barang dan bangunan kios hangus terbakar.

Salah seorang saksi mata, Rosid (45), warga sekitar mengatakan, berdasarkan keterangan pemilik kios kelontong kobaran api muncul berawal sesaat korban menyalakan korek api dan tanpa disadari berdekatan dengan jerigen bensin.

Sehingga, kata Rosid, tiba tiba api dari korek menyambar bensin membuat kobaran api semakin membesar dan merambat ke material bangunan kios yang sebagian besar terbuat dari kayu.

“Setelah melihat kejadian itu, korban bu Rohayanti langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar sini,” ujar Rosid.

Kobaran api berhasil dipadamkan sekira pukul 20.50 WIB, setelah warga secara bergotongroyong dengan alat seadanya melakukan pemadaman, namun sayangnya bangunan kios habis terbakar.

“Kalau dugaan sementara api berasal dari sambaran bensin pada saat menyalakan korek api,” jelasnya.

Lanjut Rosid, secara bersamaan unsur pemerintahan desa, kecamatan, P2BK dan unsur langsung berdatangan sehingga secara gotong royong langsung melakukan terhadap sisa sisa barang milik korban.

“Tadi para petugas sudah menangani, melakukan pengumpulan data dan keterangan dari warga dan juga korban. Bangunan kios ini berada didepan rumah korban jadi memang terpisah dengan tempat tinggal korban,” bebernya.

Berita Terkait

Lansia biadab hamili gadis di bawah umur di Sukabumi
Dirugikan secara materi, warga protes Jalan Kabupaten Sukabumi hancur di Nyalindung
Teganya si Robi, pria asal Sukabumi mau tagih utang malah dicuri motornya
Ini jumlah ASN Kota Sukabumi 2026 menurut tingkat pendidikan dan jenis kelamin
Respons DPRD Kabupaten Sukabumi: Viral video limbah MBG di perbatasan Cisaat-Gununggguruh
Pria asal Sukabumi ditemukan tewas di Mulyosari
TKA China dinilai arogan, DPRD Kabupaten Sukabumi desak Satpol PP tak tebang pilih
Perahu dihantam ombak besar dua nelayan Sukabumi nyaris tenggelam

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 02:38 WIB

Dirugikan secara materi, warga protes Jalan Kabupaten Sukabumi hancur di Nyalindung

Kamis, 16 April 2026 - 20:35 WIB

Teganya si Robi, pria asal Sukabumi mau tagih utang malah dicuri motornya

Kamis, 16 April 2026 - 00:28 WIB

Ini jumlah ASN Kota Sukabumi 2026 menurut tingkat pendidikan dan jenis kelamin

Rabu, 15 April 2026 - 20:20 WIB

Respons DPRD Kabupaten Sukabumi: Viral video limbah MBG di perbatasan Cisaat-Gununggguruh

Rabu, 15 April 2026 - 01:11 WIB

Pria asal Sukabumi ditemukan tewas di Mulyosari

Berita Terbaru

Ilustrasi perubahan sikap dalam sebuah hubungan - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Cari tahu apakah si dia menghargai pasangan dengan 5 sikap ini

Jumat, 17 Apr 2026 - 21:26 WIB