Curi Uang Petani, Pemuda Tegalbuleud Sukabumi Ditangkap Polisi di Terminal Jubleg

- Redaksi

Sabtu, 16 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

A, terduga pelaku pencurian uang di Tegalbuleud. l Istimewa

A, terduga pelaku pencurian uang di Tegalbuleud. l Istimewa

sukabumiheadline.com –  Seorang warga Kampung/Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, ditangkap polisi setelah ketahuan mencuri uang milik seorang petani di Boyongsari, Kecamatan Jampang Kulon.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, kejadian berawal saat A (22 ) mencuri uang milik ES (51) sebesar Rp5 juta yang disimpan dalam tas ransel, pada Kamis, 7 April 2022 lalu, sekira pukul 11.30 WIB.

Kapolsek Tegalbuleud, AKP Deni Miharja mengatakan, saat ini pelaku yang mencuri uang ES sudah diamankan di Mapolsek Tegalbuleud, berikut barang bukti hasil pencurian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deni menjelaskan, peristiwa berawal saat korban berangkat menuju sawah membawa tas ransel, dimana di dalamnya terdapat uang. Sesampainya di saung, tas disimpan dengan posisi digantungkan di mesin traktor.

Setelah itu ES atau korban pergi untuk melakukan penyemprotan tanaman padi dan membersihkan rumput-rumput.

“Sekira pukul 11.30 WIB, korban kembali ke saung dan mengecek tas, namun setelah dicek uang itu sudah tidak ada. Saat itu ES berupaya melakukan pencarian namun tidak berhasil ditemukan,” ujarnya, Sabtu (16/4/2022).

Mengetahui uangnya tidak ada, lanjut Deni, korban langsung melaporkan atas peristiwa hilangnya uang tersebut kepada Kepolisian Sektor Tegalbuleud.

“Setelah kami mendapatkan informasi dan keterangan dari korban, anggota Reskrim Polsek Tegalbuleud pun langsung melakukan pencarian terhadap pelaku,” terangnya.

Alhamdulillah, pelaku berhasil ditangkap di Terminal Jubleg, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Kamis (14/4/2022), sekira pukul 03.00 WIB dinihari. Pelaku kemudian dibawa ke kantor Polsek Tegalbuleud untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

Berita Terkait

Bupati Sukabumi respons “ulah ngopi wae” dari netizen
Jalan Kabupaten di Nyalindung Sukabumi 4 tahun rusak, warga: Sudah sering diukur
Rifaldi, biker Sukabumi terjungkal akibat kabel menjuntai ke jalan
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong ekosistem pendidikan inklusif, aman, dan memberdayakan
Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka
Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup
Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya
Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:54 WIB

Bupati Sukabumi respons “ulah ngopi wae” dari netizen

Senin, 4 Mei 2026 - 00:01 WIB

Jalan Kabupaten di Nyalindung Sukabumi 4 tahun rusak, warga: Sudah sering diukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:03 WIB

Rifaldi, biker Sukabumi terjungkal akibat kabel menjuntai ke jalan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:04 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong ekosistem pendidikan inklusif, aman, dan memberdayakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:02 WIB

Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka

Berita Terbaru

Ilustrasi populasi manusia - sukabumiheadline.com

Internasional

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Sukabumi

Bupati Sukabumi respons “ulah ngopi wae” dari netizen

Senin, 4 Mei 2026 - 20:54 WIB