Daftar hotel tertua di Sukabumi, bukan Grand Inna Samudra Beach Hotel

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grand Inna Samudra Beach - Agoda

Grand Inna Samudra Beach - Agoda

sukabumiheadline.com – Hotel mana yang pertama didirikan di Sukabumi tidak secara spesifik disebut dalam satu sumber, tetapi ada beberapa nama bersejarah, termasuk Hotel Victoria yang sudah ada sejak sebelum era Jepang, 1942.

Tidak mudah menunjuk satu hotel sebagai yang pertama di Sukabumi, karena perubahan nama dan kepemilikan. Namun, Hotel Victoria (sekarang kawasan Lapang Merdeka) adalah salah satu yang paling tua yang tercatat berdiri sejak 1942.

Sementara itu, Hotel Pangrango dan Grand Inna Samudra Beach Hotel (GISBH) adalah pionir perhotelan modern Sukabumi di era pasca-kemerdekaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hotel Pangrango yang resmi berdiri tahun 1975 dan dikembangkan dari cikal bakal era kolonial, serta GISBH sebagai peninggalan Bung Karno yang masih berdiri kokoh hingga saat ini.

Hotel-hotel bersejarah di Sukabumi

Hotel Pangrango, 1900

Hotel Pangrango saat ini
Hotel Pangrango saat ini – Lili

Hotel ini didirikan secara resmi pada 1975 oleh Bupati Sukabumi saat itu, H. Anwari, dan menjadi destinasi rekreasi penting. Namun, hotel ini memiliki sejarah lebih tua dari tahun pendirian resminya tersebut.

Hotel tertua yang berdiri di lokasi yang sekarang dikenal sebagai Pangrango Resort Sukabumi, pada awalnya adalah Hotel Kreamer, yang dibangun pada awal 1900-an.

Hotel Kreamer pada awalnya merupakan tempat peristirahatan bagi para petinggi perkebunan Belanda. Bangunan ini kemudian berkembang dan di lokasi yang sama, berdirilah Hotel Pangrango yang diresmikankan secara pada masa pascakemerdekaan Indonesia.

Hotel Victoria (kini Lapang Merdeka), 1906

Hotel Victoria Sukabumi - @potokuno
Hotel Victoria Sukabumi – @potokuno

Merupakan hotel tua yang sudah ada saat Jepang masuk pada 1942. Lalu, hotel ini berganti nama menjadi Hotel Merdeka, dan kembali berubah nama jadi Independen Hotel saat Belanda kembali.

Namun, sebelum berdiri Hotel Victoria, dulunya adalah Societeit Soekamanah dibangun Belanda pada 1906, namun akun Instagram @potokuno menyebut 1900. Lalu berubah jadi Hotel Victoria dengan dilengkapi fasilitas seperti ruang biliar, hingga dijuluki “Rumah Bola”.

Sejak ganti nama menjadi Independen Hotel, kemudian diganti lagi oleh Bung Karno menjadi Hotel Merdeka, seiring peresmian nama Lapangan Merdeka setelah era kemerdekaan.

Hotel yang satu kawasan dengan Gedung Juang 45, sebuah bangunan bersejarah di pusat kota yang dulunya tempat hiburan elit dan kini ikon kota yang menyimpan cerita masa lalu.

Grand Inna Samudra Beach Hotel, 1966

Grand Inna Samudra Beach
Fasilitas kolam renang Grand Inna Samudra Beach – Istimewa

Hotel peninggalan Presiden Sukarno yang masih berdiri megah, menjadi salah satu ikon perhotelan bersejarah di Sukabumi.

Grand Inna Samudra Beach adalah hotel berbintang 4 yang terletak di Cikakak, Sukabumi. Berada di tepi Pantai Karang Naya, hotel ini berdekatan dengan Palabuhanratu, ibukota Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Hotel ini bersejarah karena dibangun di era transisi dari Orde Lama ke Orde Baru. Grand Inna Samudra Beach juga menjadi hotel Bintang 4 pertama yang dibangun di Sukabumi.

Sebagai hotel yang bersejarah, karenanya manajemen masih mempertahankan sejumlah fasilitas awalnya hingga saat ini. Dari mulai furniture hingga ornamen yang menghiasi lobby dan kamar.

Pada awal pendirian, tahun 1966, hotel ini bernama Samudra Beach Hotel. Barulah sejak 2017 berganti nama menjadi Grand Inna Samudra Beach.

Berikut adalah 5 fakta Grand Inna Samudra Beach. Baca selengkapnya: 5 fakta Grand Inna Samudra Beach Sukabumi: Sejarah, biaya pembangunan, arsitek hingga kamar sakral

Berita Terkait

Mengenal agama Suku Sunda
Kampanye hemat air, AMDK Organic Spring Australia sertakan hadits Nabi SAW di tag
Mengenal komunitas Muslim Cham, fans Timnas Indonesia tidak shalat dan puasa
Ustadz Zaidul Akbar: Suami dungu yang serahkan semua gajinya ke istri
Daftar Muslimah perawat korban perang, public health nurse dan social worker era Nabi SAW
Menelusuri silsilah KH Ahmad Sanusi: Dari Sukabumi ke Sunan Giri hingga Nabi SAW
Suami dipenjara, tiga madzhab melarang istri gugat cerai
Daftar prangko bertema Sukabumi, dari Geopark Ciletuh hingga KH Ahmad Sanusi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Mengenal agama Suku Sunda

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:09 WIB

Kampanye hemat air, AMDK Organic Spring Australia sertakan hadits Nabi SAW di tag

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Mengenal komunitas Muslim Cham, fans Timnas Indonesia tidak shalat dan puasa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ustadz Zaidul Akbar: Suami dungu yang serahkan semua gajinya ke istri

Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Daftar Muslimah perawat korban perang, public health nurse dan social worker era Nabi SAW

Berita Terbaru

Surili, fauna endemik Gunung Halimun Salak

Lingkungan

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:16 WIB

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:28 WIB