sukabumiheadline.com – Daihatsu Mira Gino sempat dijual di pasar Jepang sebagai salah satu pilihan mobil di segmen Kei Car. Untuk generasi pertama yang memiliki kode model L700, sehingga sekilas punya siluet bodi mirip Daihatsu Ceria.
Namun untuk detail fascia-nya mengusung gaya retro serba membulat khas hatchback Eropa. Bagian fascia mobil mungil ini dihiasi dengan headlamp membulat serta grill berbentuk lonjong ala MINI Cooper.
Berita Terkait:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kalau misalnya logo Daihatsu-nya dilepas, pasti banyak yang enggak mengira kalau Mira Gino adalah mobil produksi pabrikan Jepang. Kemudian siluet bodi mobil yang dilansir pertama kali tahun 1999 ini tampak sederhana dan tidak ada detail mencolok.
Namun, berkat desain simpel tersebut Daihatsu Mira Gino punya tampilan timeless dan cocok buat yang suka mobil bergaya retro.
Untuk sektor jantung pacu, Daihatsu Mira Gino dibekali mesin 3-silinder berkubikasi 660 cc, sesuai dengan regulasi Kei Car di Jepang.
Mengutip dari Carfolio, ternyata ada dua varian mesin pada Mira Gino berkode bodi L700 tersebut, yakni N/A (Naturally Aspirated) dan Turbo. Pada versi mesin N/A memiliki tenaga 58 dk, sementara yang bermesin turbo output power-nya mencapai 63 dk.
Berita Terkait:

Daihatsu Mira Gino Turbo rupanya tidak hanya menang soal performa mesin, eksteriornya juga terlihat lebih sporty dibandingkan versi N/A. Meski perbedaannya hanya berupa penambahan dua buah fog lamp bulat pada grill, kesannya jadi agresif karena mirip mobil reli jadul.
Belum ada informasi terkait harga Daihatsu Mira Gino di Indonesia, namun di negara asalnya, untuk mobil keluaran 1999 dijual seharga 600.000 Yen atau setara Rp80 jutaan.