Dari Melukis, Pria Nagrak Sukabumi Hasilkan Jutaan Rupiah per Bulan

- Redaksi

Rabu, 8 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lukisan karya Habil Azis. l Istimewa

Lukisan karya Habil Azis. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l NAGRAK – Berawal dari hobi menggambar dan melukis, kini Habil Azis (24) sudah bisa menghasilkan jutaan Rupiah per bulan.

Pemuda asal Kampung Nagrak, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ini dikenal memiliki kemampuan melukis mengagumkan.

Di tangan Habil Azis, lukisan bisa dibuat seperti nyata. Bakatnya itu sudah mulai terasah sejak Azis duduk di bangku SMA. Bukan hanya melukis biasa, ia juga bisa membuat lukisan tiga dimensi alias 3D painting. Selengkapnya: Lukisan Karya Pemuda Asal Nagrak Sukabumi Ini Tampak Seperti Nyata

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20220608 013316
Habil Azis pelukis asal Nagrak Sukabumi menampilkan hasil karyanya. | Istimewa

“Pertama suka seni lukis waktu SMA dan serius menekuni seni lukis waktu lulus sekolah,” kata Azis saat diwawancarai sukabumiheadline.com, Rabu (8/6/2022).

Baca Juga :  STY Minta TC, Apa Kabar Soccer Camp PSSI di Cikidang Sukabumi?

Azis menyukai seni lukis karena terinspirasi oleh seniman-seniman terkenal dalam negeri seperti Basoeki Abdullah dan Raden Saleh. “Untuk pelukis dari luar saya suka Pablo Picasso dan Amedeo Modigliani,” imbuhnya.

IMG 20220608 155115
Lukisan pensil karya Habil Azis. l Istimewa

Azis mengaku sudah enam tahun menekuni profesinya tersebut. Ia belajar melukis secara otodidak dengan mencari referensi dari internet.

“Sekarang sudah bisa bikin lukis foto, mural, lukis bakar media kayu dan kanvas juga bisa,” katanya lagi.

Masih kata Azis, salah satu lukisan karyanya bahkan sudah dipajang di bisa Kota Wisata Cibubur. “Selain melukis, saya juga masih kuliah jurusan komputerisasi akuntansi sambil jualan kerajinan kayu jati belanda,” pungkas Azis.

Baca Juga :  Ada Masalah Lain dari Terduga Penganiaya Anak Yatim di Tegalbuleud Sukabumi
IMG 20220608 155420
Lukisan pensil karya Habil Azis. l Istimewa

Penghasilan dari Melukis

Azis yang rajin mengunggah berbagai karyanya di akun media sosial pribadinya, itu mengaku memperoleh jutaan Rupiah per bulan dari kemampuannya melukis.

“Dapat tiga juta Rupiah per bulan. Enggak stabil sih, kadang kalau lagi sepi cuma dapat sejutaan,” jelas Azis.

Menurutnya, harga setiap lukisan wajah terbilang murah, hanya Rp50 ribu sampai Rp100 ribu per kepala.

“Kalau per kepalanya bervariasi sih, mulai 50-100 ribu Rupiah per kepala. Tergantung jumlah kepala dan ukuran medianya,” pungkas dia.

Berita Terkait

Update jumlah pengangguran di Kabupaten Sukabumi, rangking berapa?
5 bisnis menggiurkan di dekat Gerbang Tol Bocimi Sukabumi
Daftar raja minimarket di Indonesia, nomor 5 asal Sukabumi
Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar
Siapa pemilik Aman Group? Adrian Zecha, raja hotel dunia asal Sukabumi turun tahta
Potensi buah manggis Sukabumi: Sentra, volume, tujuan ekspor dan khasiatnya bagi kesehatan
Menkeu Purbaya: Bisnis media akan cerah
Menghitung jumlah kekayaan Adrian Zecha, raja hotel dunia asal Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:40 WIB

Update jumlah pengangguran di Kabupaten Sukabumi, rangking berapa?

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:34 WIB

5 bisnis menggiurkan di dekat Gerbang Tol Bocimi Sukabumi

Rabu, 21 Januari 2026 - 00:01 WIB

Daftar raja minimarket di Indonesia, nomor 5 asal Sukabumi

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:39 WIB

Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:00 WIB

Siapa pemilik Aman Group? Adrian Zecha, raja hotel dunia asal Sukabumi turun tahta

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara

Kamis, 22 Jan 2026 - 18:10 WIB

Ilustrasi mindless eating, makan sambil memainkan handphone mengakibatkan berat badan naik - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Waspada mindless eating picu BB naik, lakukan mindfull eating

Kamis, 22 Jan 2026 - 15:25 WIB