Data Penempatan TKI asal Kabupaten Sukabumi 5 Tahun Terakhir

- Redaksi

Senin, 30 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKI sebelum diberangkatkan ke negara tujuan penempatan. l Istimewa

TKI sebelum diberangkatkan ke negara tujuan penempatan. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Banyak warga asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terutama wanita yang lebih memilih mencari uang di luar negeri. Karenanya, banyak wanita Sukabumi yang kemudian memutuskan mencari kerja di berbagai negara.

Menurut data Badan Pusat Statistik atau BPS, Malaysia sejauh ini masih menjadi tujuan favorit warga Sukabumi di Asia. Selain karena kedekatan budaya juga karena bahasa yang digunakan relatif mudah dipahami.

Selain itu, Hong Kong dan Taiwan juga menjadi dua negara tujuan utama para tenaga kerja Indonesia atau TKI asal Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari Open Data Provinsi Jawa Barat, jumlah penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) berdasarkan Kabupaten/Kota di Jawa Barat, diketahui jumlah TKI asal Kabupaten Sukabumi menurun signifikan dalam lima tahun terakhir.

Pada 2018, ada sekira 1.818 orang PMI asal Kabupaten Sukabumi ditempatkan di berbagai negara tujuan. Namun setahun kemudian, pada 2019, jumlah tersebut menurun hingga tinggal 1.793 orang saja.

Jumlah tersebut menurun signifikan pada 2020, yakni hanya 583 orang TKI. Sementara pada 2021, kembali turun hanya sebanyak 305 orang.

Namun, pada 2022, jumlah penempatan TKI asal Kabupaten Sukabumi kembali melonjak menjadi 944 orang.

Untuk informasi, dataset terkait topik kependudukan ini dihasilkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang dikeluarkan dalam periode satu tahun sekali.

Berita Terkait

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi
Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot
Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat
Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga
Baru dua pekan kerja, buruh proyek Hotel Sayan Terrace asal Sukabumi ditemukan tak bernyawa
Kisah Aiptu Hikmatuloh, polisi di Sukabumi rela jual motor demi bantu warga

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:40 WIB

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam

Minggu, 26 April 2026 - 12:27 WIB

Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi

Sabtu, 25 April 2026 - 14:40 WIB

Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot

Jumat, 24 April 2026 - 23:57 WIB

Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah

Kamis, 23 April 2026 - 23:32 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat

Berita Terbaru

Ilustrasi masyarakat antre elpiji 3 kg - sukabumiheadline.com

Regulasi

Terbaru, ini 4 kelompok masyarakat boleh beli elpiji 3 kg

Senin, 27 Apr 2026 - 12:55 WIB