sukabumiheadline.com – Calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut pembangunan di 5 wilayah Jawa Barat menjadi tanggung jawab Universitas Indonesia (UI). Adapun kelima wilayah tersebut, adalah meliputi wilayah Barat, yakni Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bekasi serta Kota dan Kabupaten Bogor.
Hal itu diungkapkan Dedi usai menghadiri pelantikan Rektor UI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, Rabu (4/12/2024) lalu.
Profil lengkap Heri Hermansyah bisa dibaca dalam artikel: Mini biografi Heri Hermansyah: Peneliti BRIN dan Dekan FT UI asal Sukabumi lulusan Tohoku University
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini penegasan kepada warga Jawa Barat dan Indonesia ya, UI itu domisilinya di Kota Depok, dan itu masuk wilayah Jawa Barat,” kata pria yang akrab dipanggil Kang Dedi Mulyadi atau KDM itu dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (6/12/2024).
“Hari ini ada pelantikan Rektor UI, dan kebetulan rektornya orang Sukabumi keturunan Galuh. Itu saya pelajari tuh,” lanjut KDM yang disambut tawa oleh Heri yang berdiri di sampingnya.
Rekomendasi Redaksi: 5 profesor asal Sukabumi, dari pakar perbankan syariah hingga wanita lulusan Harvard
“Ke depan, pembangunan di Jawa Barat itu akan bernuansa Galuh, artinya yang berkebudayaan. Membangun citra masa lalu dalam citra masa kini,” papar Dedi.
Mantan Bupati Purwakarta dia periode itu juga mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjalin kerjasama dengan UI.
Dedi menegaskan, memorandum of understanding atau MoU dengan UI dijanjikannya akan dilakukan pada hari keempat setelah dirinya dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2024-2029.
“InsyaAllah pada hari keempat setelah dilantik, saya akan MoU dengan UI, karena hari ketiga pelantikan bupati dan wali kota (hasil Pilkada Serentak 2024 di wilayah Jawa Barat – red),” yakin KDM.
Rekomendasi Redaksi: 5 strategi Heri Hermansyah, profesor termuda asal Sukabumi merebut posisi Rektor UI
Rektor UI asal Sukabumi

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Heri Hermansyah lahir pada 18 Januari 1976 di Sukabumi. Sebelum dilantik menjadi Rektor UI, Heri menjabat sebagai Guru Besar Fakultas Teknik UI (FT UI). Baca selengkapnya: Sah! Prof Heri Hermansyah, pria Sukabumi pertama jadi Rektor Universitas Indonesia
Dikutip dari laman pribadinya, rekam jejak menjadi akademisi berprestasi di Tri Dharma mengantarkan Heri menjadi Guru Besar termuda FTUI pada 2013. Kala itu Heri masih berusia 37 tahun.
Heri Hermansyah terpilih menjadi Rektor Universitas Indonesia (UI) periode 2024–2029. Ia menang 18 suara dalam proses voting anggota Majelis Wali Amanat UI (MWA UI) di Balai Sidang UI Kampus Depok, Senin (23/9/2024). Baca selengkapnya: Pemilihan Rektor UI, profesor asal Sukabumi ini bersaing dengan 6 calon, ada dari ITB
Semasa mahasiswa, Prof Heri meraih sederet penghargaan sebagai berikut:
- Mahasiswa Berprestasi UI Bidang Penalaran (1997)
- Mahasiswa Terbaik TGP FTUI selama 3 tahun berturut-turut pada tahun 1995-1997
Penghargaan Third Winner di Society Petroleum Engineer (SPE) Student Paper Contest (1997). - Heri sempat bekerja di international trading company selama kurang lebih 1 tahun. Ia lantas diminta untuk kembali mengabdi di almamater sebagai dosen.
- Setelah mengabdi sebagai dosen, Heri memperdalam keilmuan Teknik Kimia di Tohoku University, Japan dengan mendapatkan Master’s Scholarship dari Panasonic (2000-2003) dan PhD Scholarships dari Hitachi (2003-2006).
Profil lengkap Heri Hermansyah bisa dibaca dalam artikel: Mini biografi Heri Hermansyah: Peneliti BRIN dan Dekan FT UI asal Sukabumi lulusan Tohoku University