Deretan Jenderal TNI asal Sukabumi, Jabatannya Tak Main-main

- Redaksi

Kamis, 22 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ampi Tanudjiwa, Yusuf Kartanegara, Djaja Suparman, Syaepul Mukti Ginanjar. l Istimewa

Ampi Tanudjiwa, Yusuf Kartanegara, Djaja Suparman, Syaepul Mukti Ginanjar. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Sukabumi merupakan wilayah di Jawa Barat yang memiliki sejumlah tokoh dari berbagai bidang. Dari mulai artis hingga pejabat sipil dan militer.

Dari kalangan militer, ada empat putra terbaik yang berhasil mencatatkan namanya hingga di puncak, jenderal TNI. Berikut adalah daftar empat jenderal TNI yang berasal dari Sukabumi.

1. R. Ampi Tanudjiwa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di posisi pertama, ada Mayor Jenderal TNI (Purn) Raden Ampi Nurkamal Tanudjiwa. Pria kelahiran 21 April 1948 di Sukabumi ini merupakan purnawirawan perwira tinggi militer dan politikus.

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (1998-2000).

Setelah itu, ia menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi TNI/Polri hingga pensiun pada 2003. Ampi ikut pencalonan gubernur Banten pada 2006, namun kalah. Pada 2013-2014, ia bergabung dengan Partai NasDem.

2. Yusuf Kartanegara

Kemudian, Letnan Jenderal TNI (Purn) M Yusuf Kartanegara. Seorang tokoh militer yang lahir di Sukabumi pada 11 November 1963. Ia lulusan Akademi Militer Nasional 1966 dan pernah menjabat sebagai Pangdam IV/Diponegoro (1995), Asintel Kasum ABRI (1995), dan Irjen Dephankam sebelum pensiun dari TNI AD.

Baca Juga :  MUI dan Muhammadiyah Minta Pangkostrad Perbaiki Ucapan `Semua Agama Benar`

Selanjutnya, ia diangkat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (1999-2003). Sejak 19 Januari 2015 hingga 20 Oktober 2019, Yusuf Kartanegara merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

3. Djaja Suparman

Selanjutnya di posisi ketiga, Letnan Jenderal TNI (Purn) Djaja Suparman merupakan mantan perwira tinggi militer TNI Angkatan Darat yang lahir di Sukabumi pada 11 Desember 1949.

Dalam riwayat kariernya di TNI AD, Djaja Suparman pernah menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), meskipun hanya kurang lebih 4 bulan, sejak 24 November 1999 hingga 29 Maret 2000.

Fakta menarik darinya, Djaja merupakan orang pertama dari Suku Sunda yang menjabat sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya (1997-1998). Djaja tersandung kasus korupsi saat menjabat Pangdam Brawijaya dan divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya.

Baca Juga :  Akhir karier Djadja Suparman, warga Sukabumi pertama yang jadi Pangkostrad

Baca Juga:

Akhir Karier Djaja Suparman, Warga Sukabumi Pertama yang Jadi Pangkostrad

Jenderal TNI asal Sukabumi: Ada Drama yang Menginginkan Saya Dipenjara di Lapas Umum

Pengamat Militer dan Intelijen Connie Bakrie Menikah dengan Pria Sukabumi dan Punya Tiga Anak

4. Syaepul Mukti Ginanjar

Dan keempat, perwira tinggi yang masih aktif dan sejak 29 Juli 2022 berhasil meraih pangkat bintang satu, yakni Brigadir Jenderal TNI Syaepul Mukti Ginanjar menempati posisi Kepala Kelompok Staf Ahli Panglima Kodam XVI/Pattimura.

Perwira tinggi TNI kelahiran Sukabumi 29 April 1973 ini lulus dari Akademi Militer tahun 1994 dan meraih Tri Sakti Wiratama, yakni penghargaan untuk prestasi tertinggi gabungan mental, fisik, dan kecerdasan intelektual.

Syaepul pernah menjabat sebagai Danpusdik Arhanud Kodiklatad (2019) dan Paban VII/RB Srenad (2020), sebelum menjadi Kapok Sahli Pangdam XVI/Pattimura.

Berita Terkait

Penduduk Sukabumi didominasi laki-laki, tapi mayoritas berumur pendek
Sukabumi berapa? Merinci pemkot dan pemkab pemilik saham bjb se-Jawa Barat dan Banten
Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan
Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis
Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur
Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB
Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya
Luas sawah di Kabupaten Sukabumi terus menyusut, ancaman bagi swasembada pangan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:01 WIB

Penduduk Sukabumi didominasi laki-laki, tapi mayoritas berumur pendek

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:19 WIB

Sukabumi berapa? Merinci pemkot dan pemkab pemilik saham bjb se-Jawa Barat dan Banten

Selasa, 27 Januari 2026 - 02:58 WIB

Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:37 WIB

Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:06 WIB

Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131