Dibungkus Kain Pel, Bayi Dibuang di Teras Rumah Warga Caringin Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 31 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi dibuang di Caringin, Sukabumi. L Istimewa

Bayi dibuang di Caringin, Sukabumi. L Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CARINGIN – . Rabu, 31 Agustus 2022, warga Kampung Ciheulang Girang, Desa Sukamulya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dihebohkan penemuan sesosok bayi di teras rumah.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, penemuan bayi pertama kali ditemukan oleh warga di teras rumah milik Lukman, sekira pukul 06.30 WIB.

Kapolsek Caringin Polres Sukabumi Ipda Sugiarto, menjelaskan awalnya kejadian berawal dari saksi bernama Apen (42) alias Kosasih, selaku pengurus rumah, mendengar suara tangisan bayi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dicek, Kosasih melihat sesosok bayi tergeletak di teras rumah milik Lukman dalam kondisi tertutup kain lap pel dan sarung, sehingga terlihat bagian kaki dan perutnya.

Selanjutnya Apen alias Kosasih setelah mendapat temuan tersebut memberitahukan kepada tetangganya Iyus (40), lalu bersama-sama mengecek kondisi bayi.

Kemudian, mereka melaporkan penemuan bayi tersebut kepada Kades Sukamulya dan Bidan Desa, serta Polsek Caringin.

“Penemuan bayi itu langsung dilaporkan kepada Kades Sukamulya dan Bidan Desa serta Polsek Caringin,” ungkap Sugiarto, Rabu, (31/8/2022).

Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi penemuan bayi itu, kata Sugiarto, terlihat kondisi tali pusar masih menempel dan bagian bali masih ada pada bayi.

“Bersama sama selanjutnya oleh pihak Desa dan Bidan Desa, bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Caringin untuk segera mendapatkan tindakan medis,” jelasnya.

Masih kata Sugiarto, berdasar hasil pemeriksaan bidan di Puskesmas, bayi tersebut diperkirakan lahir sekira tiga jam sebelum ditemukan.

Ditambahkannya, kondisi bayi sehat meskipun kulit kebiruan yang diduga akibat kedinginan. adapun, tinggi badan sekitar 49 cm dan berat Badan kilogram dan berjenis kelamin laki-laki.

“Bayi sekarang sudah diamankan di ruang persalinan Puskesmas Caringin dan diberikan Vitamin K, susu formula, serta salep mata,” terangnya.

“Untuk mengetahui siapa orang tua bayi, kita lakukan penyelidikan dan penyidikan karena tidak menutup kemungkinan bayi laki-laki tersebut sengaja ditinggalkan di teras rumah warga,” tandasnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB