Diguyur Hujan, Sampah Meluap Kotori Jalanan di Nagrak Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 21 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l NAGRAK – Sampah plastik yang sudah bercampur tanah dan dedaunan meluap terbawa arus aliran air dari drainase Jalan Raya Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (21/5/2022) sore.

Tampak sampah plastik berbagai warna dan jenis mengotori jalanan, tepatnya di Kampung Ciawitali, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak.

Kondisi tersebut, menurut Kanitbinmas Polsek Nagrak Aiptu Yusi Saiful Ahmad, akibat rendahnya kesadaran warga dalam membuang sampah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesadaran warga dalam membuang sampah masih rendah. Jadinya kalau hujan deras, bukan hanya air yang meluap, tapi juga bercampur sampah,” kata dia kepada sukabumiheadline.com.

Ditambahkannya, pihaknya telah melakukan koordinasi lintas instansi untuk menindaklanjuti kondisi tersebut, seperti Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), pemerintah desa dan kecamatan dan Babinsa.

“Bersama aparat dari pemerintah desa setempat, kecamatan, Babinsa dan lainnya, kita sudah memasang banner berisi imbauan agar warga tidak lagi membuang sampah sembarangan,” jelas Yusi.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Berita Terbaru

Gajah logo Partai Republik vs Kuda logo Partai Demokrat - Ist

Internasional

Hampir 50 persen warga AS bosan calon dari parpol

Kamis, 6 Agu 2026 - 07:20 WIB

Semen Kujang sponsori Persib Bandung - Ist

Bisnis

Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:36 WIB

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB