Duh, Pemuda Nagrak Dipermak Warga Parungkuda Sukabumi Diduga Mau Maling Motor

- Redaksi

Sabtu, 30 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ODGJ asal Nagrak yang diduga akan melakukan aksi pencurian motor di Parungkuda. l Istimewa

ODGJ asal Nagrak yang diduga akan melakukan aksi pencurian motor di Parungkuda. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Seorang pemuda dibekuk warga karena diduga akan melakukan aksi pencurian sepeda motor di Kampung Pangadegan RT 031/009, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kontan warga membekuknya dan mengaraknya ramai-ramai dengan cara digusur. Peristiwa terjadi pada Sabtu (30/12/2023) sore.

Beruntung terduga maling nahas itu berhasil diamankan pihak kepolisian dan TNI. Dengan hanya mengenakan celana dalam, terduga pelaku diamankan ke pos polisi tidak jauh dari lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, dalam video diterima sukabumiheadline.com, dari salah seorang warga, terduga pelaku berinisial WPS itu juga terlihat ditelanjangi, sehingga hanya menyisakan celana dalam.

“Tidak tahu info lengkapnya seperti apa, tapi info ini ramai di grup WhatsApp warga Sundawenang,” kata salah seorang warga, Dede Gunawan, Sabtu malam.

Informasi diperoleh, pemuda kelahiran 17 Juli 2001, itu merupakan warga Kampung Pasir Huni, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Informasi tersebut diperoleh dari foto KTP yang diterima redaksi.

Namun, polisi menduga pria berinisial WPS itu merupakan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ. Hal tersebut terungkap setelah terduga pelaku diamankan di Mako Polsek Parungkuda.

Kapolsek Parungkuda, AKP Aah Hermawan, hal ini terungkap setelah pihak keluarga, Desa, dan Puskesmas datang ke Mapolsek memberikan surat keterangan terkait kondisi kejiwaan pelaku.

“Orang tersebut, sedang dalam perawatan atau berobat jalan, terhitung mulai usia 17 tahun mengidap gangguan jiwa,” ujar Kapolsek.

Lanjutnya, Aah menyatakan, percobaan pencurian belum memenuhi unsur, dikarenakan kendaraan sepeda motor belum bergerak dan tidak berpindah.

“Tidak ditemukan alat-alat atau kunci yang mencurigakan, untuk melancarkan aksi pencurian,” jelas Aah.

“Motor belum bergeser dan belum berpindah tempat, hanya kekhawatiran tukang parkir yang meneriaki maling, dan warga mengamankan yang diduga pelaku,” pungkasnya.

Berita Terkait

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terbaru