Emak-emak di Gunungguruh Sukabumi diancam celurit, motor dirampas begal

- Redaksi

Kamis, 31 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi begal motor - Istimewa

Ilustrasi begal motor - Istimewa

sukabumiheadline.com – Seorang ibu rumah tangga harus kehilangan sepeda motor miliknya setelah menjadi korban begal di Jalan Cisaat – Mangkalaya, Kampung Cijeruk, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (30/10/2024) sekira pukul 03.15 WIB.

Motor milik korban berinisial Y (37) tersebut jenis Honda BeAT warna orange biru digondol komplotan begal bersenjata tajam jenis celurit. Y memperkirakan para pelaku berjumlah tiga orang.

“Saat kejadian saya dan anak mau pulang setelah mengantarkan suami yang mau kerja di Jakarta ke Jalur (Jalan Lingkar Selatan),” ungkap Y kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya dihadang tiga orang yang mengendarai satu sepeda motor. Saya juga panik, diancam celurit lalu motor dirampas mereka,” sambungnya.

Menurut Y, komplotan begal yang menghadang setelah menguasai motor miliknya langsung kabur ke arah Cisaat atau Jalan Lingkar Selatan. Selanjutnya ia bersama anaknya berusaha menyelamatkan diri mencari warga.

“Saya juga gak bisa teriak karena takut, kan diancam celurit. Setelah motornya pergi saya baru bisa teriak, tapi tempatnya sepi,” ungkap Y.

Dia juga mengaku kasus pembegalan yang dialaminya sudah dilaporkan kepada Polsek Gunungguruh, Polres Sukabumi Kota dan sudah dilakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara di sekitar TKP, seorang petugas Satuan Pengamanan (Satpam), Kumang (60) mengakui mendengar suara seperti ada yang berantem di depan rumah dan gudang yang dijaganya sekitar pukul 03.00 WIB.

“Terdengar ada suara seseorang menyuruh turun. Cuma itu saja, saat itu saya sedang berada di pos,” aku Kumang di Kampung Cijeruk, Gunungguruh.

Setelah itu, lanjut dia, mendengar suara motor berangkat ke arah Cisaat atau Jalan Lingkar Selatan. Juga mendengar suara teriakan perempuan yang minta tolong sambil lari ke arah sebaliknya menuju warung yang buka 24 jam.

“Pas saya keluar pagar sudah tidak ada. Hanya sempat melihat seorang perempuan sudah jauh berlari sambil teriak minta tolong,” ujar dia.

Kepala Sub Seksi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PIDM) Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin menuturkan, setelah mendapatkan laporan pihak kepolisian langsung melakukan tindakan yang dipimpin Kepala Polsek Gunungguruh, Iptu Iwan Gunawan.

“Anggota Polsek Gunungguruh sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Sekarang perkaranya masih proses penyelidikan,” tutur Ade dalam keterangan tertulis diterima sukabumiheadline.com Rabu malam.

Berita Terkait

Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru
Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini
Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi
Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong tata kelola pariwisata tertib, nyaman dan profesional
Warga Nyalindung minta kepastian perbaikan jalan, ini kata Bupati Sukabumi
Kronologi pria Cibadak Sukabumi ditemukan meninggal dunia di kolong dermaga
Niat dibikin bagus, angkot trayek 035 di Sukabumi malah ludes terbakar

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:27 WIB

Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:01 WIB

Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:58 WIB

Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:34 WIB

Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:22 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong tata kelola pariwisata tertib, nyaman dan profesional

Berita Terbaru