Gadis Bandung Open BO di Sukabumi karena “Pasarnya” Bagus

- Redaksi

Selasa, 14 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gadis Bandung prostitusi online di Sukabumi. l Istimewa

Gadis Bandung prostitusi online di Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com I SUKABUMI – Kemudahan dan kemajuan teknologi digital yang semakin canggih, membuat setiap orang bisa beraktivitas dan berinteraksi tanpa batasan ruang dan waktu. Karenanya, banyak usaha jasa yang kini memasarkan produk secara online. Salah satu jasa yang populer ditawarkan adalah terapis pijat plus-plus.

Belakangan, jasa terapis memang menjadi hanya semacam penyamar praktik prostitusi online yang belakangan ini memang semakin marak. Salah satu faktor pendorongnya tentu kemudahan dalam berkomunikasi melalui berbagai aplikasi perpesanan yang bisa diunduh kapan saja.

Bahkan, jasa prostitusi online relatif tidak membuatnya menjadi sepi peminat sebab pandemi Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktiknya, kini prostitusi online tak hanya ada di kota-kota besar saja, kota kecil seperti Sukabumi pun tak luput menjadi incaran para penjaja kencan singkat tersebut, dari mulai lokasi kos-kosan sampai hotel berbintang.

Berita Terkait: Prostitusi Online di Kota Sukabumi, Akankah Jadi Destinasi Wisata Esek-esek?

Berdasarkan penelusuran sukabumiheadline.com, para gadis muda menawarkan jasa layanan service-nya lewat aplikasi perpesanan. Jasa yang mereka tawarkan, dari mulai pijat (massage) dengan service tambahan lainnya.

Baca Juga :  Miris, pria paruh baya ditemukan gantung diri di Bojonggenteng Sukabumi

Bahkan, banyak di antaranya mengaku open BO alias open booking out, atau dengan kata lain bisa dibawa keluar untuk kencan singkat.

Salah seorang gadis pelaku prostitusi online blak-blakan mengungkapkan kepada sukabumiheadline.com, ketika ditemui di sebuah hotel di Kota Sukabumi, Sabtu (11/9/2021).

Ayu (21) begitu dia dipanggil, mengaku telah menggeluti profesi sebagai terapis pijat plus-plus online sejak dua tahun lalu.

Ayu mengaku berasal dari Kota Bandung dan sudah dua minggu berada di Sukabumi karena “pasarnya” termasuk bagus.

“Sengaja memilih Sukabumi karena tamunya selalu ramai. Aku sudah sekitar dua minggu ada disini, datang sendiri. Bersolo karier aja, tanpa admin,” ungkap Ayu dengan nada genit dan menggoda.

Gadis cantik berambut sebahu ini menjajakan dirinya melalui sebuah aplikasi chatting. Dia memasang photonya dan memberikan kode “massage sedia tempat”. Dengan kata-kata tersebut maka para pria hidung belang sudah mengetahui maksudnya.

“Untuk tarif massage aja cuma Rp200 ribu, bonusnya hand job, dan kalau mau service lainnya, ada tambahan adminnya, full service sampai open, tambahan biaya nya Rp800 ribu. Ya kalau gak full servive bisa Rp500 ribu sampai Rp600 ribu, di luar jasa pijat,” beber Ayu tanpa sungkan.

Baca Juga :  9 Korban dan 2 Tewas, Ledakan Tabung Gas CNG di Cibadak Sukabumi

Ayu mengaku, dalam sehari tiga sampai empat pria hidung belang pemburu kepuasan syahwat menerima service-nya.

Lebih jauh, gadis seksi berkulit putih ini menyadari profesi yang digelutinya saat ini memang tidak baik, Ayu juga mengaku tidak tahu berapa lama dia akan menjalani profesi sebagai terapis pijat plus-plus online.

Ayu mengaku tidak mau berandai-andai kapan berhenti menjalani profesi ini. Namun, ia yakin tidak akan selamanya menjalani profesi haram tersebut.

“Terus harus kerja apalagi, mungkin ini sudah jalan hidup saya, yang pasti dengan profesi saat ini semua kebutuhan hidup alhamdulillah terpenuhi,” ungkapnya sedikit malu.

Tak hanya itu, Ayu juga mengaku jika ia tidak sendirian menjalani profesi tersebut karena ada beberapa temannya yang juga melakukan pekerjaan serupa.

“Saya juga begini karena ikutan teman, dia duluan malah yang begini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Usia Harapan Hidup warga Kabupaten Sukabumi 75,12 tahun, kalah dari Garut dan Pangandaran
1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok
Kabupaten Sukabumi bukan favorit investor, meskipun punya jalan tol dan SDM/SDA melimpah
Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi
Jumlah organisasi kemasyarakatan di Sukabumi: Kabupaten 666 ormas, kota?
Penduduk Sukabumi didominasi laki-laki, tapi mayoritas berumur pendek
Sukabumi berapa? Merinci pemkot dan pemkab pemilik saham bjb se-Jawa Barat dan Banten
Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:32 WIB

Usia Harapan Hidup warga Kabupaten Sukabumi 75,12 tahun, kalah dari Garut dan Pangandaran

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:12 WIB

1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:13 WIB

Kabupaten Sukabumi bukan favorit investor, meskipun punya jalan tol dan SDM/SDA melimpah

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:30 WIB

Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi

Senin, 9 Februari 2026 - 03:36 WIB

Jumlah organisasi kemasyarakatan di Sukabumi: Kabupaten 666 ormas, kota?

Berita Terbaru

Ilustrasi pegawai sedang menghitung upah atau gaji - sukabumiheadline.com

Ekonomi

IMF minta pajak penghasilan karyawan di Indonesia naik

Jumat, 20 Feb 2026 - 21:45 WIB

Sukabumi

Anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas

Jumat, 20 Feb 2026 - 20:36 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131