Getaran 30 Menit, Bencana Pergerakan Tanah di Purabaya Sukabumi Kembali Terjadi

- Redaksi

Senin, 25 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sawah retak akibat pergerakan tanah. l Istimewa

Sawah retak akibat pergerakan tanah. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Musibah pergerakan tanah di Kecamatan Purabaya masih terus terjadi. Sampai dengan Ahad (24/10/2021) sore, pergerakan tanah masih dilaporkan terus terjadi.

Selain di Kampung Cigulusur RT 01/01, Desa Margaluyu, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, kini musibah pergerakan tanah juga melanda Kampung Sawahlega RT 06/05, Desa Citamiang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi.

Sawah retak akibat pergerakan tanah -Istimewa
Sawah retak akibat pergerakan tanah -Istimewa

“Perkembangan terakhir masih ada perobahan pergerakan tanah akibat ada getaran selama 30 menit sehingga mengakibatkan retakan tanah kurang lebih 5 cm,” ungkap Kapolsek Purabaya AKP Tenda Sukendar, kepada sukabumiheadline.com, Ahad malam.

Tenda menambahkan, sebanyak 7 rumah, dengan 7 KK atau 27 jiwa terancam, hingga harus mengungsi ke wilayah yang lebih aman.

“Saat ini di lokasi sudah didirikan Posko Terpadu Tanggap Darurat Bencana untuk kegiatan penyaluran bencana, edukasi dan psikologi kepada pengungsi,” tuturnya.

Baca Juga :  Dosen Teknik Sipil Universitas Nusa Putra: 5 Analisis Fenomena Tanah Bergerak di Sukabumi

Saat ini sudah ada personil yang terdiri dari personil Polsek Purabaya, Koramil, BPBD Kabupaten Sukabumi, SWKS, Puskesmas Purabaya, Satpol PP dan relawan.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada karena potensi ancaman masih ada diakibatkan hujan masih terus turun,” pungkas dia.

Berita Terkait

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi
4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?
5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:56 WIB

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:26 WIB

4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:27 WIB

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Senin, 16 Februari 2026 - 19:14 WIB

Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Kamis, 19 Feb 2026 - 03:30 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131