Gunting Jalur di Ciemas Sukabumi, Pepen Tewas di Tempat

- Redaksi

Sabtu, 16 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dilarikan ke Puskesmas terdekat. l Istimewa

Korban dilarikan ke Puskesmas terdekat. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I CIEMAS – Sebuah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut terjadi di Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 16 Oktober 2021 sekira pukul 11.30 WIB. Insiden terjadi di Jalan Raya Panenjoan, Desa Tamanjaya.

Kejadian berawal ketika sepeda motor Honda Beat warna hitam biru dengan nopol F 5545 EJ terlibat kecelakaan hingga salah satu penumpang tewas di tempat.

Nadin (30), pengendara sepeda motor, mengalami luka. Pria yang bekerja sebagai petani itu beralamat di Kampung Hegarmanah RT 06/01, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Pepen (50), warga Kampung Tegalbuleud, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, yang membonceng nadin langsung meninggal dunia di tempat kejadian.

Menurut keterangan saksi mata, pengemudi pick up Agus Tedi (44), Nadin dan Pepen dari arah selatan, kemudian seorang pengendara motor lainnya dari arah sama menyalip sepeda motor yang dikemudikan Nadin.

“Ada sepeda motor menyalip dari belakang dengan cara menggunting jalur kendaraan yang ditumpangi korban, sehingga kendaraan korban oleng dan terjatuh,” kata Agus Tedi.

Akibatnya, kepala korban bagian belakang terbentur ke jalan dan mengalami pendarahan di bagian kepala belakang dan langsung tewas di tempat.

Sementara pada saat kejadian dari arah berlawanan, melaju pick Up yang dikemudikan Agus yang merupakan warga Kampung Karadenan RT 01/02, Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi.

“Mobil saya banting setir sampai terperosok ke parit karena menghindari kecelakan lalu lintas tersebut,” tambah dia.

Sementara, menurut Kapolsek Ciemas AKP Iwan Kusmawan, kendaraan sepeda motor yang menyalip laju kendaraan Nadin belum diketahui identitasnya dan diduga langsung melarikan diri.

“Diduga berusaha melarikan diri dan sampai dengan saat ini belum diketahui identitasnya,” kata Iwan.

Korban meninggal dunia telah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Tamanjaya, selanjutnya dibawa ke rumah istri korban, Odah.

“Setelah dilakukan pemeriksaan langsung dibawa istri korban untuk dikebumikan,” pungkas Iwan.

Berita Terkait

1.654 masjid di Sukabumi terdaftar Program GEBER MAS
Jalan Kabupaten Sukabumi diperbaiki asal-asalan, warga: Bukan efisiensi, tapi pemborosan duit
Pria asal Ciambar Sukabumi pinjam motor berakhir dipermak warga
DPRD Kabupaten Sukabumi sahkan Perda Disabilitas, jamin perlindungan dan pemenuhan hak
Kades Tamanjaya Sukabumi positif narkoba, tertunduk lesu digiring polisi
DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:43 WIB

1.654 masjid di Sukabumi terdaftar Program GEBER MAS

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi diperbaiki asal-asalan, warga: Bukan efisiensi, tapi pemborosan duit

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Pria asal Ciambar Sukabumi pinjam motor berakhir dipermak warga

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:24 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi sahkan Perda Disabilitas, jamin perlindungan dan pemenuhan hak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Kades Tamanjaya Sukabumi positif narkoba, tertunduk lesu digiring polisi

Berita Terbaru

Ilustrasi membersihkan masjid - sukabumiheadline.com

Sukabumi

1.654 masjid di Sukabumi terdaftar Program GEBER MAS

Sabtu, 8 Agu 2026 - 20:43 WIB

Ilustrasi kucing jenis Himalaya - sukabumiheadline.com

Khazanah

8 Agustus Hari Kucing Sedunia, kapan tingkat nasional?

Sabtu, 8 Agu 2026 - 20:05 WIB