Indonesia Krisis Sampah, Satu Orang Indonesia Hasilkan 0,68 Kilogram Sampah Per Hari

- Redaksi

Kamis, 5 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan Sampah Plastik | Aliansizerowaste.id

Tumpukan Sampah Plastik | Aliansizerowaste.id

SUKABUMIHEADLINES.com – Sampah merupakan salah satu penyebab berbagai masalah keamanan non tradisional. Pembuangan sampah secara sembarangan dan ketiadaan pengelolaan sampah menimbulkan pencemaran lingkungan atau berbagai bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Penggunaan produk kemasan yang lebih berkelanjutan dapat meminimalisasi pengurangan limbah plastik. Untuk itu, masyarakat dapat mengurangi limbah plastik dengan menggunakan produk kemasan guna ulang ketimbang produk sekali pakai. Hal tersebut bahkan bisa dimulai dari skala rumah tangga.

Pasalnya, limbah kemasan sekali pakai yang tak terkendali dapat menambah timbunan sampah rumah tangga dan memperparah masalah lingkungan. Apalagi, butuh waktu ratusan tahun agar sampah plastik terurai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia menghasilkan sekitar 5,4 juta ton sampah plastik setiap tahun (Indonesia Solid Waste Association, 2020). Sampah plastik menjadi permasalahan lingkungan akibat proses penguraian yang membutuhkan waktu ratusan tahun (Indonesia Solid Waste Association, 2020).

Dilansir dari laman indonesia.go.id, Lembaga berwenang atas “penghasilan sampah” Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK dengan lapang dada mengakui pada 2020 total sampah nasional mencapai angka 67.8 ton. Itu berarti 270 juta penduduk Indonesia perharinya menghasilkan sekitar 185.753 ton sampah, atau 0.68 kilogram per individunya.

Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, angka tersebut mengalami peningkatan. Pada 2018, produksi sampah nasional mencapai 64 juta ton dari 167 juta penduduknya dan menjadi bagian dari sampah-sampah yang menggunung di timbunan tempat-tempat pembuangan akhir.

Kepala Sub Direktorat Barang dan Kemasan, Direktorat Pengelolaan Sampah KLHK Ujang Solihin Sidik mengaku bahwa pengelolaan sampah di Indonesia belum optimal. Menurutnya, dari 514 kabupaten atau kota yang ada di Indonesia, kapasitas pengelolaan sampahnya rata-rata masih di bawah 50 persen. Sementara di kota-kota besar, pengelolaan sampahnya sudah mencapai 70 hingga 80 persen.

“Namun, polanya belum juga berubah, masih terpaku pada pola lama,” kata Ujang Solihin, Kamis (18/02/2021) dikutip dari tekno.tempo.co.

Pola lama tersebut yakni menggunakan pola linier kumpul-angkut-buang, padahal pola tersebut sudah ketinggalan zaman, padahal di negara-negara maju lainnya sudah mengadopsi pola ekonomi sirkular, daur ulang sampah dengan memanfaatkan nilai ekonomi sampah termasuk sampah plastik secara maksimal dari menerapkan reduce, rause, recycle atau 3R.

Berita Terkait

Bandara Husein Sastranegara Bandung mulai aktif 17 Agustus, cek maskapai dan rute penerbangan
Program KDMK kerjasama dengan UI agar kepala desa naik kelas
Empat kali serang balik pengkritik, Prabowo: Silakan cari negara lain
Pemprov Jawa Barat akan perangi LGBTQ
Jampidsus Febrie Adriansyah mengundurkan diri dari jabatannya
Warga Sukabumi wajib tahu, begini 3 cara mudah lapor jalan rusak secara online
Polisi ungkap 74 kg emas dan Dolar di rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, LHKPN cuma Rp18 M
Warga Aceh patungan Rp1 miliar untuk bangun jembatan, Menteri PU: Terimakasih

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:59 WIB

Bandara Husein Sastranegara Bandung mulai aktif 17 Agustus, cek maskapai dan rute penerbangan

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:25 WIB

Program KDMK kerjasama dengan UI agar kepala desa naik kelas

Selasa, 14 Juli 2026 - 02:07 WIB

Empat kali serang balik pengkritik, Prabowo: Silakan cari negara lain

Senin, 13 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pemprov Jawa Barat akan perangi LGBTQ

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:02 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah mengundurkan diri dari jabatannya

Berita Terbaru

Jalan rusak di Cibitung, Kabupaten Sukabumi - Riki Ramdani

Sukabumi

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:37 WIB

Ilustrasi pelajar penerima program Makan Bergizi Gratis atau MBG - sukabumiheadline.com

Politik

Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan

Jumat, 17 Jul 2026 - 14:51 WIB