Info loker DAMRI buat lulusan SMA/SMK lamar online di sini, sudah layani wilayah selatan Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 26 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus DAMRI - Istimewa

Bus DAMRI - Istimewa

sukabumiheadline.com – Buat warga Sukabumi, Jawa Barat, lulusan SMA atau SMK dan sedang mencari pekerjaan, mungkin informasi lowongan pekerjaan di BUMN Perum DAMRI ini bisa Anda coba apply.

Badan Usaha Milik Negara itu pada Oktober 2024 ini sedang membuka lowongan kerja bagi minimal lulusan SMA dan SMK.

Mengutip unggahan di akun Instagram korporasi DAMRI, @kitadamri, Senin (26/10/2024), lowongan kerja BUMN Perum DAMRI ini dibuka untuk posisi Pengemudi Transbusway.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perum DAMRI membuka kesempatan bagi rekan-rekan untuk berkarir menjadi pengemudi Transbusway di Perum DAMRI,” tulis akun tersebut dalam keterangannya dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (26/10/2024).

Lowongan kerja ini terbuka bagi pelamar berusia 21 tahun hingga 40 tahun. Bagi warga Sukabumi yang berminat, bisa melakukan pendaftaran secara online melalui https://bit.ly/pendaftaranpengemudiperumDAMRI.

Berikut kualifikasi dan berkas persyaratan lowongan kerja BUMN Perum Damri.

Baca Juga :  Warga Sukabumi Minat Kerja di MRT Jakarta? Ada Banyak Loker, Cek di Sini

Pengemudi Transbusway

Kualifikasi

  • Pendidikan minimal SMA/SMK atau pendidikan setara lainnya;
  • Rentang usia antara 21 – 40 tahun;
  • Memiliki SIM BI Umum atau BII Umum;
  • Memiliki pengalaman mengemudikan armada bus;
  • Memiliki pemahaman mendalam tentang sistem-sistem otomotif, termasuk mesin, sistem pengereman, sistem suspensi, sistem kelistrikan, dan sistem lainnya yang terkait dengan bus;
  • Memiliki profesionalisme dan integritas dalam bekerja.

Berkas Persyaratan

Berikut berkas persyaratan yang harus dilengkapi pelamar, yaitu:

  • Curriculum vitae (CV) terbaru
  • Pas foto ukuran 4×6
  • Foto copy KTP
  • SIM BI Umum atau BII Umum (yang berlaku)
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  • Surat Pengalaman Kerja/Paklaring
  • Surat Keterangan Sehat
  • Ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir
Baca Juga :  Warga Sukabumi lulusan SMK hingga S1 buruan kirim CV online di sini, ada loker di Garuda Food

Rute bus DAMRI di wilayah Sukabumi

Diberitakan sebelumnya, DAMRI terus memperkuat konektivitas dengan menghadirkan angkutan perintis di wilayah Jawa Barat bagian Selatan di lima kabupaten. Adapun lima kabupaten itu terdiri atas Pangandaran, Tasikmalaya, Garut, Cianjur dan Sukabumi.

Kabupaten Sukabumi dengan jumlah penduduk lebih dari 3,5 juta jiwa membuat DAMRI berinisiasi hadir menyediakan layanan berupa angkutan perintis. Baca selengkapnya: Jadwal, Rute dan Tarif DAMRI Sagaranten, Tegalbuleud, Surade dan Palabuhanratu

Berita Terkait

Ada BLT Rp300 ribu, warga Sukabumi wajib tahu 8 fokus Dana Desa 2026 sesuai Permendesa 16/2025
Belanja online fesyen lokal berkualitas di Elizabeth, ada ribuan produk dan gratis ongkir
Cara mendapatkan pupuk bersubsidi di Sukabumi sesuai HET
Ini lho jenis-jenis sumbangan bebas pajak di Indonesia
Kilang minyak Sukabumi kapan? 6 proyek Danantara groundbreaking Januari 2026, ini kata Mensesneg
Menanti IPO Persib di Bursa Efek Indonesia tawarkan 45% saham, ini penjelasan OJK
Dana Desa 2025-2026 larinya ke mana? Begini menurut BPK, Kemenkeu dan Permendes
Resmi! Daftar UMSK Jabar 2026 hasil revisi, Sukabumi Rp3,850 juta

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:15 WIB

Ada BLT Rp300 ribu, warga Sukabumi wajib tahu 8 fokus Dana Desa 2026 sesuai Permendesa 16/2025

Kamis, 8 Januari 2026 - 04:12 WIB

Belanja online fesyen lokal berkualitas di Elizabeth, ada ribuan produk dan gratis ongkir

Kamis, 8 Januari 2026 - 03:27 WIB

Cara mendapatkan pupuk bersubsidi di Sukabumi sesuai HET

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:39 WIB

Ini lho jenis-jenis sumbangan bebas pajak di Indonesia

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:01 WIB

Kilang minyak Sukabumi kapan? 6 proyek Danantara groundbreaking Januari 2026, ini kata Mensesneg

Berita Terbaru