Ingat, Ini Syarat dan Kelompok Warga Sukabumi yang Boleh dan Dilarang Beli LPG 3 Kg

- Redaksi

Senin, 31 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elpiji 3 kg bersubsidi. l Istimewa

Elpiji 3 kg bersubsidi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Warga Sukabumi, ada keputusan baru dari Menteri ESDM tertanggal 27 Februari 2023 tentang pembelian elpiji subsidi tabung 3 kg oleh individu harus dilakukan di pangkalan resmi Pertamina.

Selain itu, diatur pula dalam ketentuan baru itu siapa saja yang boleh dan tidak boleh mengonsumsi elpiji 3 kg. Aturan baru itu termuat dalam Keputusan Menteri ESDM No. 37.K/MG.01/MEM.M/2023.

Lalu, siapa saja warga Sukabumi yang boleh dan tidak boleh menggunakan elpiji bersubsidi tabung 3 Kg? Berikut ini daftarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Sukabumi yang berhak menggunakan LPG 3 Kg:

1. Rumah tangga Prasejahtera
2. UMKM
3. Nelayan Sasaran
4. Petani Sasaran

Warga Sukabumi yang Tidak Berhak menggunakan LPG 3 Kg:

1. Hotel
2. Restoran
3. Usaha binatu/laundry
4. Usaha pembatikan
5. Usaha peternakan
6. Usaha pertanian di luar ketentuan Perpres 38/2019 dan yang belum dikonversi.
7. Usaha tani tembakau
8. Usaha jasa las
9. Berbagai sektor usaha skala besar dan rumah tangga sejahtera

Menurut Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi, sesuai dengan simulasi yang dilakukan, warga yang berhak memakai elpiji 3 kg bersubsidi harus datang langsung ke pangkalan membawa KTP asli untuk didata NIK-nya.

“NIK nanti akan diunggah ke situs web subsiditepat mypertamina.id/LPG yang terkoneksi dengan database dari Pensasaran Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) milik Kementerian Sosial,” ujarnya.

Apabila pemilik KTP tercantum di dalam situs tersebut, maka pembelian elpiji 3 kg akan langsung dilayani. Tapi bila belum tercantum, warga perlu membawa KTP untuk transaksi selanjutnya apabila hafal NIK nya.

Namun apabila NIK tidak terdata, maka pelanggan akan diminta data tambahan dan selama fase sosialisasi dan pendataan masih akan terus dilayani, tetapi setiap pembelian harus membawa KTP untuk dilakukan pencatatan oleh Pangkalan dan verifikasi atau pemutakhiran data oleh Kemenko PMK.

Berita Terkait

Geber bisnis susu sapi perah dalam kemasan, Estika Tata Tiara beli lahan 30 ha di Sukabumi
BEEF akuisisi aset bisnis sapi perah kemasan seluas 30 hektare di Sukabumi
Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box
Top 5 merek smartphone paling laris di dunia 2026, didominasi produk HP China
Suka belanja di HERO Supermarket? Ternyata pemiliknya mualaf asal Sukabumi
Di Sukabumi Wamentan Alim minta hilirisasi kopi dan kakao dikebut
Profil dan harta Eddy Kusnadi Suriaatmadja, bos SCTV dan Indosiar, paling dermawan se-Asia
Januari-September 2026 penumpang KA Pangrango dari Sukabumi naik 613.678 orang

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:00 WIB

Geber bisnis susu sapi perah dalam kemasan, Estika Tata Tiara beli lahan 30 ha di Sukabumi

Senin, 2 November 2026 - 22:30 WIB

BEEF akuisisi aset bisnis sapi perah kemasan seluas 30 hektare di Sukabumi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Top 5 merek smartphone paling laris di dunia 2026, didominasi produk HP China

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Suka belanja di HERO Supermarket? Ternyata pemiliknya mualaf asal Sukabumi

Berita Terbaru