SUKABUMIHEADLINES.com l Rusia mengeluarkan biaya fantastis setiap hari untuk membiayai perang dengan Ukraina. Biaya diprediksi akan terus membengkak mengingat pasukan Rusia belum juga bisa menaklukkan negara tetangga dekatnya itu.
Adalah Mantan Kepala Pertahanan Anggota NATO Estonia, Riho Terras yang mengatakan Putin saat ini tengah mengamuk.
“Putin sangat marah, ia pikir seluruh perang akan mudah, dan semuanya akan selesai dalam waktu 1 hingga 4 hari,” cuit Terras di Twitter seperti dikutip sukabumiheadlines.com, Selasa (8/3/2022).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rusia merasa kaget dengan menakutkannya perlawanan yang mereka hadapi,” tambah Terras.
Ia mengklaim laporan itu menunjukkan bahwa Rusia tak memiliki rencana taktis untuk menghadapi perlawanan Ukarina. Menurutnya, seluruh rencana invasi Rusia bergantung pada usaha menabur kepanikan di antara warga sipil dan angkatan bersenjata.
Terras juga memposting gambar yang tampaknya merupakan laporan intelijen yang ditulis dalam bahasa Rusia. Terras mengutip laporan intelijen mengatakan militer Rusia memiliki cukup roket hanya untuk tiga atau empat hari.
Dengan sanksi baru yag dijatuhkan ke Rusia karena penyerangan ke Ukraina, mereka diperkirakan tak akan bisa mengganti senjata yang habis.
“Jika Ukraina mampu menahan Rusia selama 10 hari, Rusia akan diharuskan melakukan negosiasi karena mereka sudah tak memiliki uang, senjata dan sumber daya,” katanya.
Terras mengungkapkan peperangan itu membuat Rusia harus mengeluarkan biaya 20 miliar dolar AS atau setara Rp287 triliun per hari.