Innalilahi, tabrakan beruntun di Jalan Raya Sagaranten – Nyalindung Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabrakan beruntun di Jalan Raya Sagaranten – Nyalindung Sukabumi

Tabrakan beruntun di Jalan Raya Sagaranten – Nyalindung Sukabumi

sukabumiheadline.com – Empat kendaraan terlibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Provinsi Sagaranten–Nyalindung, tepatnya di Km 14 Kampung Tugu, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindun, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Tragedi Jumat (5/9/2025) siang itu melibatkan truk diesel bermuatan bata hebel F 8530 SK, Toyota Kijang F 1032 HQ, Toyota Agya F 1285 SG, dan sepeda motor Honda Beat Street F 2983 UCF.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, menurut sopir truk bernama Supriatman, kendaraan yang dikemudikannya itu tengah melaju dari arah Kota Sukabumi menuju Sagaranten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun saat melintas di tanjakan yang berbelok, mesin truk tiba-tiba mati. Alhasil, truk tidak mampu menanjak, kemudian truk kembali mundur dan menghantam tiga kendaraan yang ada di belakangnya.

Sementara itu, kata Supratman, rem tangan truk tersebut tidak kuat menahan beban kendaraan dengan muatan full nata hebel.

“Rem tangan tidak mampu menahan beban truk, sehingga kendaraan mundur dan menabrak tiga kendaraan di belakang saya,” kata Supriatman.

Akibat insiden ini, sopir Toyota Kijang mengalami luka memar di kepala dan kaki. Penumpang Toyota Agya serta pengendara sepeda motor Honda Beat Street juga mengalami luka memar di kepala.

Kapolsek Nyalindung AKP Joko Susanto membenarkan kejadian tersebut. Evakuasi kendaraan berlangsung hingga pukul 11.30 WIB, dengan truk dan Toyota Kijang dievakuasi menggunakan mobil derek dan diamankan di Mapolsek Nyalindung.

“Pengemudi diimbau lebih berhati-hati, terutama saat mengangkut muatan berat di jalur tanjakan,” kata AKP Joko.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya
Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI
Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi
Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:15 WIB

Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi

Senin, 13 Juli 2026 - 16:27 WIB

Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:07 WIB

Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya

Berita Terbaru

Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina - Ist/sukabumiheadline.com

Venue

Jadwal final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 - 04:20 WIB

Ilustrasi aksi pengeroyokan oleh massa - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:18 WIB