Israel Terus Obrak-abrik Palestina, Masjid Dihancurkan dan Jutaan Pohon Ditebang

- Redaksi

Jumat, 5 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara Israel di Kompleks Masjid Ibrahimi. l Istimewa

Tentara Israel di Kompleks Masjid Ibrahimi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Dalam konferensi Perubahan Iklim PBB ke-26 atau COP26, Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh mengatakan, Israel secara sistematis menghancurkan lingkungan Palestina.

Selain permukiman ilegal, Israel juga mencemari lingkungan Palestina dengan kegiatan penambangan dan menjadikannya pusat pembuangan limbah kimia, elektronik, atau padat.

Shtayyeh juga menungkapkan jika Israel telah menyengsarakan kehidupan warga Palestina. Apa yang dilakukan negara Zionis disebutnya telah membawa efek negatif berlipat terkait perubahan iklim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Israel telah mencabut sekitar 2,5 juta pohon di Palestina sejak 1967. Sebanyak 800 ribu di antaranya adalah pohon zaitun.

“Mereka yang melihat peta modern Palestina menyaksikan bagaimana lingkungan telah dihancurkan secara sistematis,” katanya, dikutip laman Anadolu Agency, Selasa (2/11/2021).

Sebelumnya, pada akhir Oktober 2021, tentara Israel melukai banyak warga Palestina di Bab az-Zawiya, pusat kota Hebron, di bagian selatan Tepi Barat yang diduduki, serta menutup Masjid Ibrahimi untuk semua warga Palestina.

Baca Juga :  PM Israel murka, rudal Iran bikin rumah sakit Be'er Sheva hancur

Terbaru, tentara Israel telah menghancurkan sebuah masjid di Kota Douma, selatan kota Nablus di Tepi Barat utara, Palestina, pada Kamis (4/11/2021) saat terbit fajar.

Pejabat Palestina yang memantau kegiatan penjajah ilegal Israel di Tepi Barat utara, Ghassan Daghlas, mengatakan beberapa jip tentara dan buldoser menyerbu kota itu, sebelum menghancurkan masjid.

Dikutip dari International Middle East Media Center, pada Kamis kemarin, Ghassan mengatakan jika masjid yang dihancurkan tersebut baru dibangun dua tahun lalu. Bangunan ibadah tersebut lokasinya di daerah Abu Saifi, bagian timur kota itu.

Tentara Israel mengklaim masjid itu dibangun tanpa izin dari Kantor Administrasi Sipil, cabang administratif pendudukan ilegal Israel.

Selain itu, tentara juga membuldoser beberapa jalan pertanian di wilayah selatan Douma. Upaya perusakan yang dilakukan Israel terhadap Palestina tidak hanya untuk rumah maupun masjid.

Tentara Zionis juga menutup jalan utama Be’er as-Sabe’ yang mengarah ke Bab az-zawiya dan mencegah orang-orang Palestina memasuki daerah itu.

Baca Juga :  Cuma Modal HP China, Hamas Sukses Serang Kibbutz Israel

Banyak warga Palestina memprotes penutupan itu sebelum tentara menembakkan banyak peluru baja berlapis karet, bom gas, dan granat gegar otak.

Seorang remaja laki-laki ditembak dengan peluru baja berlapis karet, dan puluhan warga Palestina menderita efek setelah menghirup gas air mata, disertai luka dan memar.

Dalam berita terkait, tentara menutup Masjid Ibrahimi untuk semua Muslim dan pengunjung, dan mencegah umat Islam beribadah di sana, dan sebaliknya membuka akses bagi warga Israel untuk berkunjung dan berdoa.

Selanjutnya, tentara Israel juga menyerang banyak warga Palestina di lingkungan Jaber di Hebron, dan menyemprot mereka dengan semprotan merica, menyebabkan beberapa luka bakar di wajah seorang anak.

Selain itu, mereka juga melemparkan sampah ke anggota keluarga Jaber setempat dan meneriakkan penghinaan kepada mereka sementara polisi Israel hanya berdiri dan menonton tanpa campur tangan.

Berita Terkait

700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS
Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI
Mohammed Taufiq Johari: Dari Unisba Bandung jadi Menpora Malaysia, magang di Garut, istri WNI
Suasana Natal di Gaza yang penuh keprihatinan
Fenomena ratusan sinkhole di Turkiye, pernah terjadi di Sukabumi, ini pemicunya
Pemukim Yahudi di Tepi Barat bertambah signifikan, PBB murka
Korupsi Rp556 miliar, eks Menteri Olah Raga China dihukum mati
Meski negaranya hancur, warga Gaza sumbang 1.000 Dolar AS untuk korban banjir Sumatera

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 03:20 WIB

700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS

Senin, 29 Desember 2025 - 01:43 WIB

Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI

Jumat, 26 Desember 2025 - 21:09 WIB

Mohammed Taufiq Johari: Dari Unisba Bandung jadi Menpora Malaysia, magang di Garut, istri WNI

Jumat, 26 Desember 2025 - 03:00 WIB

Suasana Natal di Gaza yang penuh keprihatinan

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:11 WIB

Fenomena ratusan sinkhole di Turkiye, pernah terjadi di Sukabumi, ini pemicunya

Berita Terbaru

Ilustrasi suasana belajar di kampus - sukabumiheadline.com

Pendidikan

Daftar jurusan kuliah paling dibutuhkan pada 2030

Kamis, 1 Jan 2026 - 07:38 WIB