Jalan Diperbaiki tapi Tidak Lama Rusak Lagi, Warga Gunungguruh Sukabumi Kesal

- Redaksi

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Gunungguruh rusak. l Ryan Anggriawan

Jalan Gunungguruh rusak. l Ryan Anggriawan

SUKABUMIHEADLINE.com l GUNUNGGURUH – Jalan rusak di wilayah Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikeluhkan warga. Pasalnya, setiap kali diperbaiki tidak pernah awet.

Salah satu titik jalan rusak di ruas penghubung Simli dengan Kutamaneuh atau biasa disebut jalan menuju Karang Para, itu berada di Kampung Neglasari, Kecamatan Gunungguruh.

Warga setempat, Ryan Anggriawan (29), mengatakan bahwa jalan telah beberapa kali dilakukan perbaikan. Namun sayangnya, tidak lama setelah perbaikan, jalan kembali rusak.

“Beberapa kali diperbaiki, tapi gak pernah awet. Rusak lagi,” kata Ryan kepada sukabumuheadline.com, Senin (20/6/2022) petang.

Ia menambahkan, selama ini perbaikan jalan tidak disertai perbaikan saluran drainase. Akibatnya, air kerap meluap ke jalan hingga kemudian aspal jalanan kembali mengelupas.

“Sepertinya jalan memang harus diperbaiki juga saluran drainasenya. Kalau enggak, ya gak akan awet. Gak lama pasti rusak lagi,” tambah Ryan.

Baca Juga :  Perbaiki 5 Ruas Jalan di Ciemas Akun Atasnamakan Wabup Sukabumi Di-bully

Karenanya, ia berharap jalan tersebut segera diperbaiki, berikut saluran drainase. Terlebih sudah lama jalan tersebut tidak diperbaiki.

“Ya berharap segera diperbaiki lagi sih. Berikut saluran drainase. Soalnya sudah lama gak pernah ada perbaikan lagi. Waktu itu pernah ada perbaikan, tidak lama langsung rusak lagi. Habis itu ya gak ada perbaikan lagi,” pungkas Ryan.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3
Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:12 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Berita Terbaru

Yamaha Zuma 125 - sukabumiheadline.com

Tak Berkategori

Harga Yamaha Zuma 125: Skutik tangguh serba bisa dan irit BBM

Minggu, 15 Feb 2026 - 05:08 WIB

Ilustrasi ibu menggendong bayinya pascalahiran - sukabumiheadline.com

Sains

Ben Shenhar: 50% umur manusia ditentukan faktor genetik

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:29 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131