Jalan Rusak di Jampang Tengah Sukabumi, Warga: Si Paling Jalan Provinsi

- Redaksi

Kamis, 2 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak di Jampang Tengah, Sukabumi. l Istimewa

Jalan rusak di Jampang Tengah, Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Kondisi rusak parah Jalan Provinsi di Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berulang kali dikeluhkan warga dan pengguna jalan.

Hal itu karena jalanan berdebu saat musim kemarau dan menjadi bergelombang akibat banyaknya lobang menganga dan digenangi air hujan, usai diguyur hujan.

Alhasil, Jalan Provinsi itu seketika berubah menjadi kolam lumpur jika hujan turun deras di wilayah tersebut.

Salah seorang warga, Siti Pebriana mengaku sudah bertahun-tahun jengkel sebab ruas jalan penghubung Kota Sukabumi – Jampang Tengah – Jampang Kulon, itu sudah lama dibiarkan rusak.

“Ya pasti kesal juga karena sudah lama rusak. Makanya, buka. Oktober kemarin kami melakukan aksi protes di sini,” kata Siti, Warga Kampung Ciareuy, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampang Tengah, kepada sukabumiheadline.com, Kamis (2/11/2023).

“Si paling Jalan Provinsi we sugan mah,” kesal Siti.

Baca Juga :  3 dari 4 Pelaku Pencabulan Anak di Kota Sukabumi Sudah Lansia
Aksi turun ke jalan oleh warga yang protes jalan rusak di Jampang Tengah, Sukabumi. l Istimewa
Aksi warga memprotes jalan rusak di Jampang Tengah, Sukabumi. l Istimewa

Diberitakan sebelumnya, saking kesalnya ratusan warga melakukan aksi blokir jalan tersebut dan menuntut pemerintah untuk segera memperbaikinya. Baca lengkap: Kesal Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Jampang Tengah dan Lengkong Sukabumi Turun ke Jalan

Warga merasa kesal karena sudah dirugikan secara ekonomi selama bertahun-tahun. Baca lengkap: Kecelakaan di Jalan Rusak, Boks Motor Warga Jampang Tengah Sukabumi Pecah

Berita Terkait

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir
Hasil forensik NS Sukabumi: Hantaman benda tumpul dan trauma panas organ dalam
DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin
Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam
DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya
Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati
Brak! Truk vs Colt Bogoran depan lapak pasir Parungkuda Sukabumi
5 rumah di Bantargadung Sukabumi rusak berat, 25 KK terdampak pergeseran tanah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:58 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:45 WIB

Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam

Senin, 2 Maret 2026 - 20:38 WIB

DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:57 WIB

Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau - sukabumiheadline.com

Sains

Kapan mulai musim kemarau 2026? Ini prediksi BMKG

Rabu, 4 Mar 2026 - 08:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131