Kabar Terkini Puri Pertiwi, Wanita Sukabumi Pewaris Darah Seni Uyan Asmi

- Redaksi

Selasa, 13 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l Puri Pertiwi, wanita berkulit putih ini, memiliki rambut panjang bergelombang dengan tinggi badan 168 cm dan berat 51 kilogram. Sebagai putri seniman, Uyan Asmi, Puri tentu mewarisi darah seni dari sang ayah.

Wanita yang karib disapa Puri, ini lahir di Sukabumi, 17 Januari 1983. Ia merupakan anak pertama dari lima bersaudara, dari pasangan seniman Sunda kenamaan asal Sukabumi yang populer pada era 80 hingga awal 2000-an, Uyan Asmi dan Eli Yulia.

Puri tercatat sebagai warga Perum Bumi Cisaat Pratama, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memiliki hobi menyanyi, ia juga menyukai travelling. Di dunia tarik suara, Puri pernah meluncurkan single bergenre Sunda house perdananya, berjudul Hayang Iiihh Diapelan. Lagu tersebut merupakan recycle dari Hayang Apel milik alm. Uyan Asmi.

Tak hanya itu, dunia tarik suara memang bukan hal asing baginya, selain memiliki darah seniman yang mengalir dari sang ayah, menyanyi juga merupakan hobinya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Ketika memasuki usia dewasa, Puri mulai sering tampil dari kafé ke kafé. Prinsipnya, musik adalah Puri itu sendiri, bak dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan.

Namun, diakuinya, mengawali karier di dunia menyanyi sempat berawal kurang mengenakkan baginya. Hal itu karena sempat dilarang sang ayah.

“Bapak berpesan agar Puri tidak mengikuti jejaknya. Puri diminta fokus melanjutkan pendidikan saja,” ungkapnya.

“Bapak orangnya sangat sederhana, dan selalu mengajarkan kesederhanaan hidup kepada semua anaknya,” tambahnya.

Diakuinya, hingga kini, Puri selalu mengingat semua pesan alm. ayahnya. Seperti diceritakan sang ayah, kehidupan dunia seniman sangat keras, belum tantu putrinya itu kuat menghadapinya.

“Omongan bapak itu terbukti semua benar. Dunia seni memang keras.”

Namun Puri memilih tidak bergeming. Ia keukeuh dengan pilihan hidupnya. Bahkan, ketika banyak komentar miring yang menudingnya tidak memiliki kemampuan vokalitas mumpuni, dan hanya aji mumpung memanfaatkan nama besar ayahnya, ia tetap tegak berdiri.

Bahkan tidak hanya sampai di situ, Puri juga pernah alami tiga kali gagal lolos audisi pada ajang pencairan bakat di sebuah stasiun televisi nasional.

Tekad Puri terbilang tidak muluk-muluk, ia bercita-cita ingin mempopulerkan kembali karya-karya alm. Uyan Asmi dalam album the best bergenre Sunda house, serta mendirikan museum yang memajang semua karya dan koleksi pribadi milik bapaknya, terpatri kuat dalam hati.

Kemudian, pada 16 Maret 2017, Puri meluncurkan single keduanya berjudul Biduan Jatuh Cinta. Seperti single perdananya, pada single kedua tersebut juga masih di bawah naungan CBM Entertainment.

Namun, berbeda dengan single perdana yang mengusung pop Sunda, pada single kedua, Biduan Jatuh Cinta, mengusung konsep musik dangdut yang berbeda, lebih easy listening dengan irama dangdut manja dengan lirik berbahasa Indonesia.

Bisnis Kuliner

Pada 2018, Puri mencoba peruntungan di dunia bisnis kuliner dengan membuka Resto Asmi Balakecrakan di Jalan Selabintana No 8 Kota Sukabumi.

Ia mengaku hobi memang memasak dan sudah sejak lama merencanakan membuka usaha di bidang kuliner.

Kemudian, pada 2019, ia juga membuka Warung Nasi Liwet Asmi di kawasan Perniagaan Ruko Citragrand, Cibubur, Jakarta Timur.

“Buat semua teman teman yang berada di daerah Cibubur bisa mampir dan menikmati santap siang bersama teman, kerabat dan keluarga tercinta,” kata Puri di akun Instagram miliknya, dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (13/9/2022) dinihari.

Hingga Agustus 2019, Puri masih terbilang aktif di media sosial. Namun, setelah itu, redaksi tidak menemukan referensi terbaru aktivitas Puri saat ini.

Berita Terkait

Mengenal 5 karakter alpha woman, bukan berarti tidak memiliki sisi feminin
Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi
Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur
Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya
Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?
Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi
Nomor 5 wanita Sukabumi, daftar artis punya gelar bangsawan Solo
Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:34 WIB

Mengenal 5 karakter alpha woman, bukan berarti tidak memiliki sisi feminin

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:20 WIB

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:13 WIB

Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:08 WIB

Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:19 WIB

Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?

Berita Terbaru

Ilustrasi calon pekerja migran atau tenaga kerja wanita antre naik pesawat - sukabumiheadline.com

Sukabumi

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB