Karakteristik dan 5 kelebihan kilang modular yang akan dibangun di Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desain kilang modular - pau.go.ug

Desain kilang modular - pau.go.ug

sukabumiheadline.com – Pembangunan kilang minyak modular di Sukabumi, Jawa Barat, akan segera terwujud. Hal itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Baca selengkapnya: Pemerintah akan bangun kilang minyak Sukabumi nilai investasi Rp160 triliun, ini fungsinya

Bahlil mengungkapkan bahwa tahap studi kelayakan atau feasibility study (FS) untuk pembangunan 17 kilang minyak modular sudah hampir rampung. Baca selengkapnya: Feasibility study pembangunan kilang modular Sukabumi hampir rampung

“Yang 17 kilang, sekarang FS-nya hampir final. Tim kami yang ke beberapa negara di Afrika dan Amerika sudah balik,” kata Bahlil di sela-sela rapat Koordinasi Persiapan Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 di Kantor BKPM, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat (3/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kilang modular adalah kilang minyak yang dibangun dari modul-modul terpisah yang diproduksi di luar lokasi dan kemudian dirakit di lokasi. Sistem ini memiliki kapasitas yang lebih kecil dari kilang konvensional dan dirancang untuk lebih efisien, fleksibel, serta cepat dibangun.

Di Indonesia, ada rencana untuk membangun kilang modular, salah satunya untuk mengolah minyak mentah impor dari Amerika Serikat, seperti yang dikemukakan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Baca selengkapnya: Bangun kilang minyak Sukabumi, Danantara gandeng 3 perusahaan AS ini

Baca Juga :  Feasibility study pembangunan kilang modular Sukabumi hampir rampung

Rencana pembangunan di Sukabumi

Kilang ini direncanakan untuk mengolah minyak mentah impor dari AS yang memiliki karakteristik berbeda.

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara disebut-sebut akan terlibat dalam proyek ini melalui kerja sama rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC) dengan perusahaan AS. Baca selengkapnya: Bangun kilang minyak Sukabumi, Danantara gandeng 3 perusahaan AS ini

Sukabumi, Jawa Barat, menjadi salah satu lokasi yang dipilih pemerintah bersama Danantara dan Kementerian ESDM. Saat ini sedang melakukan inventarisasi awal untuk menentukan lokasi-lokasi potensial pembangunannya.

Baca Juga: Mengenal kilang modular yang akan dibangun Danantara di Sukabumi

Diberitakan sukabuniheadline.com sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional menyasar 18 daerah yang menjadi lokasi proyek kilang, seperti Lhokseumawe, Sibolga, Natuna, Cilegon, Sukabumi, Semarang, Surabaya, Sampang, Pontianak, Badung (Bali), Bima, Ende, Makassar, Donggala, Bitung, Ambon, Halmahera Utara, dan Fakfak.

Pembangunan kilang minyak modular tersebut, kata Bahlil, Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan akan membangun 17 kilang minyak untuk mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM). Baca selengkapnya: Ternyata ini tujuan kilang minyak Sukabumi dibangun

Karakteristik kilang modular

1. Sistem produksi modular: Produk dibuat dari bagian-bagian kecil (modul) yang diproduksi terpisah lalu dirakit menjadi satu kesatuan.

Baca Juga :  Bangun kilang minyak Sukabumi, Danantara gandeng 3 perusahaan AS ini

2. Kapasitas: Umumnya memiliki kapasitas lebih kecil dibandingkan kilang konvensional, sekitar 50.000 hingga 100.000 barel per hari (bph).

Untuk perbandingan, kilang minyak konvensional di Indonesia memiliki kapasitas terpasang sebesar Kapasitas terpasang kilang minyak Indonesia saat ini mencapai sekitar 1,17 juta barel per hari.

Oil Refinery
Oil Refinery atau kilang minyak – Ist

3. Biaya: Biaya pembangunan lebih rendah dibandingkan dengan kilang konvensional. Terdapat rencana investasi senilai US$8 miliar (sekitar Rp131,04 triliun) untuk membangun 17 kilang modular bersama perusahaan Amerika Serikat.

Untuk perbandingan, pembangunan kilang minyak konvensional sangat bervariasi, mulai dari ratusan miliar Rupiah untuk kilang mini hingga mencapai ratusan triliun Rupiah untuk kilang skala besar.

Contohnya, proyek besar seperti RDMP Balikpapan menelan biaya sekitar Rp114,5 triliun atau sekitar $7,2 miliar setelah efisiensi, sementara proyek kilang raksasa lainnya diproyeksikan membutuhkan investasi hingga Rp205 triliun atau lebih.

Biaya ini sangat bergantung pada kapasitas, teknologi, dan faktor lainnya, seperti studi kelayakan, bahan baku, dan lokasi.

4. Fleksibilitas dan efisiensi: Lebih fleksibel dan cepat dalam implementasi serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik minyak mentah tertentu, seperti minyak mentah dari Amerika Serikat.

5. Proses pembangunan: Modul-modul dibangun di pabrik, kemudian dikirim ke lokasi untuk dirakit. Instalasi di lokasi hanya mencakup penyambungan utilitas dan perpipaan dasar.

Berita Terkait

Rp232 miliar! Merinci nilai tangkapan ikan di pelabuhan Sukabumi per bulan
Infografis: Peta elektrifikasi jalur commuter line Tanjung Priok – Sukabumi dan Cikampek
Ayam ras, buras, itik, puyuh: Merinci produksi telur di Sukabumi
Daftar shuttle bus Sukabumi-Jakarta plus tarif dan jadwal, tawarkan kenyamanan dan tepat waktu
Untuk tahu/tempe 70% masih impor, segini kebutuhan dan produksi kedelai di Sukabumi
Kementerian PU: Konstruksi Jalan Tol Bocimi Seksi 3, Parungkuda-Sukabumi Barat 71,95%
Daftar negara tujuan ekspor ubi kayu Sukabumi dan olahan
Setelah Unilever sponsori Persib, 3 investor lainnya antre

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 10:00 WIB

Rp232 miliar! Merinci nilai tangkapan ikan di pelabuhan Sukabumi per bulan

Minggu, 22 Februari 2026 - 01:32 WIB

Infografis: Peta elektrifikasi jalur commuter line Tanjung Priok – Sukabumi dan Cikampek

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:00 WIB

Ayam ras, buras, itik, puyuh: Merinci produksi telur di Sukabumi

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:00 WIB

Daftar shuttle bus Sukabumi-Jakarta plus tarif dan jadwal, tawarkan kenyamanan dan tepat waktu

Senin, 9 Februari 2026 - 22:10 WIB

Untuk tahu/tempe 70% masih impor, segini kebutuhan dan produksi kedelai di Sukabumi

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131